Abstract:
Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui sejauh mana pengaruh
intensitas penggunaan media sosial dan literasi keuangan mempengaruhi
kedisiplinan keuangan mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah
Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Pendekatan
penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data
menggunakan angket dengan skala pengukuran instrumen menggunakan skala
likert. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 orang. Teknik analisis
data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis, dan uji
regresi linear berganda. Uji prasyarat yang digunakan dalam penelitian ini
mencakup uji asumsi klasik, yang terdiri dari uji normalitas dan uji
heteroskedastisitas.
Hasil penelitian menunjukkan intensitas penggunaan media sosial
berpengaruh terhadap kedisiplinan keuangan mahasiswa, hal ini ditunjukkan
dengan hasil uji t hitung > t tabel yaitu 2,419 > 1,667. Literasi keuangan
berpengaruh terhadap kedisiplinan keuangan, hal ini ditunjukkan dengan hasil uji t
hitung > t tabel yaitu 27,451 > 1,667. Intensitas penggunaan media sosial dan
literasi keuangan berpengaruh terhadap kedisiplinan keuangan mahasiswa, hal ini
ditunjukkan dengan hasil uji f hitung > f tabel yaitu 57,364 > 3,98. Intensitas
penggunaan media sosial dan literasi keuangan bersama-sama mempengaruhi
kedisiplinan keuangan sebesar 62,4 %, hal ini ditunjukkan dengan hasil
determinasi sebesar 0,624.