Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan pertumbuhan dan hasil kedelai
hitam (Glycine max L.) dengan pemberian pupuk hayati bioboost dan rhizobium.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2
faktor yaitu : faktor pupuk hayati bioboost, dengan 4 taraf : H0 : 0/kontrol, H1 : 20
ml/l air, H2 : 40 ml/l air, H3 : 60 ml/l air. Faktor kedua rhizobium, dengan 4 taraf :
R0 : 0/kontrol, R1 : 10 gr/kg benih, R2 : 15 gr/kg benih, R3 : 20 gr/kg benih. Uji
beda rataan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 5%
digunakan dengan model linier untuk analisis kombinasi Rancangan Acak
Kelompok. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah cabang
(cabang), umur berbunga (hari), jumlah polong per sampel (polong), bobot polong
per sampel (gr), bobot polong per plot (gr), bobot 100 biji (gr), jumlah bintil akar
(jumlah). Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk hayati bioboost tidak
berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan sedangkan pemberian
rhizobium berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah polong per sampel,
jumlah bintil akar dan bobot polong per sampel. Interaksi kombinasi kedua
perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter umur berbunga.