Abstract:
Fluktuasi nilai tukar rupiah yang cenderung melemah secara konsisten
dalam beberapa tahun terakhir, disertai dengan masih terbatasnya pemahaman
literasi keuangan di kalangan mahasiswa, menjadi faktor yang berpotensi
memengaruhi pola dan perilaku investasi. Kondisi tersebut turut berimplikasi pada
rendahnya ketertarikan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
terhadap investasi emas yang dikenal sebagai instrumen lindung nilai. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji pengaruh penurunan nilai mata uang rupiah terhadap
minat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dalam berinvestasi
emas, menelaah pengaruh literasi keuangan terhadap minat investasi emas, serta
menganalisis pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan terhadap minat
investasi emas mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah
kuantitatif dengan metode probability sampling. Pengumpulan data dilakukan
melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Fakultas Agama Islam
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, selanjutnya data dianalisis
menggunakan metode regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah
berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi emas mahasiswa (t
hitung 4.232 > t tabel 1.987; signifikasi 0.000 < 0.05). Di samping itu, tingkat
literasi keuangan juga terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan
terhadap minat investasi emas (t hitung = 2.713 > t tabel = 1.987; signifikasi = 0.008
< 0.05). Secara bersama-sama, penurunan nilai rupiah dan literasi keuangan
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat investasi emas mahasiswa f
hitung = 56.565 > t tabel = 3.10) dengan kontribusi 54.7% (R2 = 0.547). Temuan
ini menegaskan bahwa kondisi ekonomi makro serta tingkat pemahaman keuangan
individu memiliki peranan penting dalam mendorong minat investasi emas,
sehingga upaya peningkatan literasi keuangan perlu terus dioptimalkan guna
mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional dan
berkelanjutan.