Abstract:
Pendahuluan : Nyeri ulu hati merupakan keluhan yang sering di jumpai pada
pasien penyakit dalam dan dapat di pengaruhi oleh berbagai faktor gaya hidup,
termasuk kualitas tidur dan pola konsumsi air putih saat makan. Gangguan tidur
diketahui dapat meningkatkan produksi asam lambung, sedangkan pola konsumsi
air putih yang tidak tepat berpotensi memengaruhi proses pencernaan. Tujuan :
Untuk mengetahui hubungan pola tidur dan pola konsumsi air putih saat makan
terhadap keluhan nyeri ulu hati pada pasien di Poliklinik Penyakit dalam Rumah
Sakit Umum Hati Medan. Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan melibatkan 61 responden yang dipilih secara purposive
sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, termasuk Pittsburgh Sleep
Quality Index (PSQI), dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearmen. Hasil :
Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara
kualitas tidur dengan keluhan nyeri ulu hati (p = 0,035), di mana kualitas tidur
yang buruk berkaitan dengan keluhan nyeri yang lebih berat. Sementara itu, pola
konsumsi air putih saat makan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan
dengan keluhan nyeri ulu hati (p = 0,691). Kesimpulan : Kualitas tidur memiliki
hubungan yang signifikan dengan keluhan nyeri ulu hati, dan kebiasaan konsumsi
air putih saat makan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna.