Abstract:
Latar Belakang : Diare menjadi salah satu penyebab utama mordibitas dan
morbilitas pada anak di negara berkembang. Anak anak dan balita mengalami rata
rata 3-4 kali 38 kejadian diare per tahun tetap di beberapa tempat terjadi lebih dari
9 kali kejadian diare per tahun hamper 15 – 20 % waktu hidup dihabiskan untuk
diare.
Tujuan: Untuk Mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Pencegahan Diare
Dengan Perilaku Mencuci Tangan Pada Siswa SMP Al Azmi di Desa Tanjung Asri
Kabupaten Asahan.
Metode penelitian: Desain studi ini mempergunakan desain penelitian kuantitatif
dan dianalisis menggunakan statistic menggunakan rencana pendekatan cross
sectional, yang bersifat primer.
Hasil: Adanya hubungan bersignifikan diantara tingkat pengetahuan pencegahan
diare dengan perilaku mencuci dengan uji chi-square menghasilkan angka p =
0,004 (p < 0,05), sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak. Lebih lanjut, analisis Odds
Ratio (OR) sebesar 4,909 dengan 95% Confidence Interval (CI) = 1,633 – 14,760
memperlihatkan siswa berpengetahuan yang baik memiliki kemungkinan 4,9 kali
lebih besar untuk memiliki perilaku mencuci tangan yang baik dibandingkan
siswa berpengetahuan kurang baik.
Kesimpulan: Kebanyakan siswa memperlihatkan perilaku mencuci tangan yang
baik, yakni ada 61,3%, sementara 38,7% lainnya memiliki perilaku mencuci
tangan yang kurang baik.