Abstract:
Keratosis seboroik (KS) merupakan tumor jinak kulit yang sering ditemukan. KS
paling sering muncul di daerah yang sering terpapar dengan sinar matahari secara
langsung terutama di wajah, leher, tangan, dan badan. Hubungan antara vitamin D
dan kulit telah dilaporkan dalam literatur. Vitamin D merupakan hormon yang unik
sebab vitamin D dapat diproduksi di kulit dari paparan sinar matahari. Mengetahui
hubungan antara kadar serum vitamin D dengan kerastosis seboroik di Kelurahan
Simarito Kota Pematangsiantar. Jeniis peneliitian yang diilakukan adailah peneilitian
metode analiitik korelatif untiuk meniilai huibungan antara Kadar Serum Vitamin D dengan
Keratosis Seboroik di Kelurahan Simarito Kota Pematangsiantar. Deisain peneliitian ini
adaliah crossectioinal. Popiulasi peneliitian ini adailah keseliuruhan oibjek peneliitian atau
obijek yang diteiliti. Daliam penelitian ini popiulasi tairget adailah Petaini di Keliurahan
Simiarito Kota Pematangsiantar berjumlah 58 Petani. Analisis yang digunakan yaitu nalisis
univariate sedangkan analisis bivariate menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil
: temuan penelitian menghasilankan bahwa 58 responden petani padi di Kelurahan
Simarito Kota Pematangsiantar, sebagian besar responden memiliki kadar serum
vitamin D3 di bawah normal, dengan 22 responden (37,9%) berada pada kategori
insufisiensi dan 21 responden (36,2%) pada kategori defisiensi, sedangkan hanya
15 responden (25,9%) yang memiliki kadar vitamin D3 normal. Jumlah responden
dengan keratosis seboroik dan tanpa keratosis seboroik masing-masing sebanyak
29 orang (50%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman
menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dan kuat antara kadar serum
vitamin D3 dengan kejadian keratosis seboroik, dengan nilai koefisien korelasi (r)
sebesar 0,753 dan nilai signifikansi p < 0,001. Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa kadar serum vitamin D3 yang rendah berhubungan dengan meningkatnya
kejadian keratosis seboroik pada petani padi di Kelurahan Simarito Kota
Pematangsiantar.