| dc.description.abstract |
Pendahuluan : Hipertensi merupakan kondisi medis serius yang sering dijuluki
sebagai silent killer karena berkembang tanpa gejala jelas. Salah satu faktor risiko
utama yang dapat diubah adalah kebiasaan merokok. Kandungan nikotin dalam
rokok memicu aktivasi sistem saraf simpatik yang menyebabkan penyempitan
pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah. Kelompok usia mahasiswa (18–
25 tahun) merupakan fase kritis di mana kebiasaan merokok dapat mempercepat
timbulnya penyakit kardiovaskular pada usia produktif. Tujuan : Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbedaan tekanan darah antara mahasiswa laki-laki
perokok dan bukan perokok di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah
Sumatera Utara (FK UMSU) angkatan 2022–2024. Secara khusus, penelitian ini
juga mengidentifikasi kebiasaan merokok (lama, jumlah, dan jenis rokok) serta
gambaran tekanan darah pada kedua kelompok tersebut. Metode : Jenis penelitian
ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian
adalah mahasiswa aktif FK UMSU dengan sampel sebanyak 65 orang yang
diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang
digunakan meliputi kuesioner Glover-Nilsson Smoking Behavioral
Questionnaire (GNSBQ) untuk menilai perilaku merokok dan sfigmomanometer
untuk mengukur tekanan darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan
bivariat menggunakan uji Chi-square serta Fisher’s Exact Test. Hasil : Hasil
penelitian menunjukkan bahwa dari 65 responden, sebanyak 33 orang (50,77%)
adalah perokok dan 32 orang (49,23%) tidak merokok. Mayoritas perokok telah
merokok selama 1–3 tahun (51,5%). Distribusi usia paling dominan berada pada
rentang 20–21 tahun (46,2%). Berdasarkan data tabel silang, pada kelompok
perokok ditemukan 23 orang (69,7%) memiliki tekanan darah normotensi dan 9
orang (27,3%) hipertensi, sedangkan pada kelompok tidak merokok terdapat 19
orang (59,4%) normotensi dan 13 orang (40,6%) hipertensi. Kesimpulan :
Penelitian ini memberikan gambaran mengenai perbedaan profil tekanan darah
antara mahasiswa perokok dan bukan perokok. Berdasarkan uji statistik Chi square yang dilakukan, didapatkan hasil untuk mengevaluasi signifikansi
hubungan antara kebiasaan merokok dengan kategori tekanan darah pada populasi
mahasiswa yang diteliti. |
en_US |