Abstract:
Pendahuluan: Infeksi luka operasi merupakan komplikasi yang dapat
memengaruhi proses pemulihan pasien dan memperpanjang masa rawat. Pada
tindakan apendektomi untuk apendisitis, risiko terjadinya infeksi tetap ada. Lama
operasi sering dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi karena jaringan terpapar
lebih lama, meskipun hasil penelitian sebelumnya masih beragam. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama operasi dengan
kejadian infeksi luka operasi pada pasien apendisitis pasca apendektomi di RSU
Haji Medan. Metode: Penelitian ini menggunakan desai observasional retrospektif
dengan data rekam medis pasien apendisitis yang menjalani apendektomi pada
periode Januari-Desember 2024. Sebanyak 51 pasien memenuhi kriteria inklusi.
Variabel yang dianalisis meliputi lama operasi sebagai variabel bebas dan kejadian
infeksi luka operasi sebagai variabel terkait. Analisis dilakukan secara univariat dan
bivariat. Hasil: Seluruh pasien menjalani tindakan apendektomi dengan durasi
operasi kurang dari 30 menit (100%). Kejadian infeksi luka operasi ditemukan pada
1 pasien (2%), sedangkan 50 pasien (98%) tidak mengalami infeksi. Karena tidak
terdapat variasi pada variabel lama operasi, analisis hubungan secara statistik antara
lama operasi dan kejadian infeksi luka operasi tidak dapat dilakukan. Kesimpulan:
Pelaksanaan apendektomi pada pasien apendisitis di RSU Haji Medan selama
periode penelitian berlangsung dengan durasi operasi yang relatif singkat dan angka
kejadian infeksi yang rendah. Namun, hubungan antara lama operasi dan kejadian
infeksi luka operasi tidak dapat dievaluasi secara statistik karena homogenitas data
durasi operasi.