Abstract:
Latar belakang: : Obesitas sentral yang diukur melalui lingkar pinggang
berperan dalam terjadinya resistensi insulin yang dapat meningkatkan kadar gula
darah puasa. Mahasiswa sebagai kelompok dewasa muda memiliki risiko
perubahan gaya hidup yang dapat memengaruhi kondisi metabolik.Metode:
Penelitian ini merupakan analitik korelasi menggunakan metode uji korelasi chi
square. Dengan penyajian data tabulasi silang membandingkan 2 variabel yang
diujikan Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (70,8%).
Lingkar pinggang normal ditemukan pada 55,6% responden, sedangkan kadar
gula darah puasa normal pada 26,4% responden. Analisis bivariat menunjukkan
terdapat hubungan yang signifikan antara lingkar pinggang dan kadar gula darah
puasa (p = 0,004)..Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara
lingkar pinggang dengan kadar gula darah puasa pada mahasiswa/i Fakultas
Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.