| dc.description.abstract |
Pendahuluan: Malnutrisi pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan
masyarakat yang dapat meningkatkan risiko komplikasi maternal, pertumbuhan
janin terhambat, dan outcome kesehatan jangka panjang anak. Salah satu strategi
intervensi nutrisi berbasis pangan lokal adalah budidaya ikan lele dalam ember
(budikdamber), yang menyediakan sumber protein hewani berkualitas tinggi dan
dapat diterapkan di rumah tangga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara keterlibatan ibu hamil dalam budikdamber dengan
pengetahuan mereka mengenai sumber protein alternatif untuk pencegahan
malnutrisi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan
rancangan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 30 ibu hamil di Desa
Jatimulia, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara,
yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan
kuesioner dengan 20 pertanyaan pilihan ganda yang menilai pengetahuan tentang
gizi, fungsi protein, dan pemanfaatan ikan lele sebagai sumber protein. Analisis
bivariat dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test untuk menilai
perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah keterlibatan dalam
budikdamber. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor
pengetahuan dari 55,0 pada pre-test menjadi 84,0 pada post-test. Analisis bivariat
menghasilkan nilai korelasi 0,952 dengan signifikansi <0,001, menunjukkan
hubungan yang sangat signifikan antara keterlibatan dalam budikdamber dan
peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang sumber protein alternatif.
Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi praktik produksi
pangan rumah tangga dengan edukasi gizi secara langsung meningkatkan
kapasitas kognitif ibu hamil terkait pemenuhan kebutuhan protein dan pencegahan
malnutrisi. |
en_US |