| dc.description.abstract |
Pendahuluan: Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit
Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Di
Indonesia, spesies Plasmodium yang paling sering ditemukan adalah P.
falciparum dan P. vivax, yang memiliki karakteristik klinis dan epidemiologis
berbeda. Di Kabupaten Batubara, khususnya di Desa Nenas Siam, terjadi
peningkatan tren kasus malaria pada tahun 2021-2023. Berbagai faktor diduga
berperan dalam kejadian malaria, antara lain kondisi lingkungan, imunitas
individu, serta faktor sosiodemografis, termasuk jenis kelamin. Tujuan:
Menganalisis hubungan jenis kelamin dengan kasus malaria berdasarkan hasil
Mass Blood Survey (MBS) di Desa Nenas Siam Kabupaten Batubara. Metode:
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Data diperoleh melalui skrining Mass Blood Survey (MBS) dengan
pembuatan sediaan hapusan darah tepi untuk mendeteksi kasus malaria, kemudian
dianalisis hubungannya dengan jenis kelamin dengan uji statistik. Hasil: Hasil
menunjukkan bahwa dari 6 responden laki-laki yang diperiksa tidak ditemukan
kasus malaria positif, sedangkan dari 40 responden perempuan terdapat 14 orang
yang dinyatakan positif malaria. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value
sebesar 0,082 (α = 0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna
antara jenis kelamin dengan kasus malaria berdasarkan hasil Mass Blood Survey
(MBS) di Desa Nenas Siam Kabupaten Batubara. |
en_US |