Abstract:
Pendahuluan: Gangguan pendengaran sensorineural (Sensorineural Hearing
Loss/SNHL) merupakan komplikasi yang semakin banyak dilaporkan pada pasien
diabetes melitus, terutama akibat mikroangiopati, neuropati, dan stres oksidatif
yang memengaruhi koklea. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
membandingkan pengaruh penggunaan insulin dan metformin terhadap risiko
gangguan pendengaran sensorineural pada pasien diabetes melitus. Metodologi:
Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan
pedoman PRISMA 2020 dengan pencarian artikel pada PubMed, Scopus, dan
Google Scholar (2016–2025). Dari 1.588 artikel yang teridentifikasi, tujuh artikel
memenuhi kriteria dan dianalisis secara naratif. Hasil menunjukkan bahwa efek
insulin terhadap pendengaran masih tidak konsisten, sedangkan metformin secara
konsisten memberikan efek protektif terhadap SNHL dengan hazard ratio 0,63–0,79
dan penurunan risiko sudden sensorineural hearing loss hingga 27%. Kesimpulan:
metformin terbukti memiliki efek protektif terhadap risiko gangguan pendengaran
sensorineural pada pasien diabetes melitus, sedangkan pengaruh insulin belum
dapat disimpulkan secara pasti dan kemungkinan berkaitan dengan tingkat
keparahan penyakit dasar.