| dc.description.abstract |
Pendahuluan : Kadar glukosa darah dan rasa lapar merupakan indikator penting
dalam keseimbangan energi tubuh yang dipengaruhi oleh jenis asupan makanan.
Protein diketahui mampu membantu pengendalian kadar glukosa serta
meningkatkan rasa kenyang melalui regulasi hormon pencernaan. Mahasiswa
merupakan kelompok yang rentan memiliki pola makan tidak teratur dan sering
melewatkan sarapan, sehingga berisiko mengalami ketidakstabilan metabolik. Oleh
karena itu, intervensi sarapan tinggi protein diperlukan untuk melihat efektivitasnya
dalam mengatur kadar glukosa darah dan respon rasa lapar pada mahasiswa.
Metode : Penelitian ini merupakan jenis eksperimental. Desain penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design. Penelitian ini
dimulai pada bulan September-November 2025 di Fakultas Kedokteran Universitas
Muhammadiyah Sumatera Utara. Sampel penelitian ini adalah seluruh mahasiswa
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang diambil
dengan menggunakan teknik consecutive sampling sebanyak 60 orang, yaitu 30
kelompok intervensi dan 30 kelompok kontrol. Hasil : Kadar glukosa darah
meningkat pada kedua kelompok setelah intervensi, namun kenaikan pada
kelompok intervensi lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (p = 0,001). Rasa
lapar juga meningkat pada kedua kelompok, tetapi kelompok intervensi mengalami
peningkatan yang lebih lambat dibandingkan kontrol (p = 0,001), sehingga
menunjukkan efektivitas sarapan tinggi protein dalam menekan kenaikan rasa lapar.
Kesimpulan : Sarapan tinggi protein berpengaruh dalam menekan peningkatan
kadar glukosa darah dan rasa lapar pada mahasiswa dibandingkan sarapan standar,
sehingga dapat menjadi strategi nutrisi yang lebih efektif dalam regulasi metabolik
dan kontrol nafsu makan. |
en_US |