Abstract:
Pendahuluan: Siklus menstruasi yang tidak teratur merupakan salah satu masalah
kesehatan reproduksi pada wanita usia reproduktif yang berkaitan dengan
ketidakseimbangan hormon. Persentase lemak tubuh berperan sebagai faktor
penting karena jaringan adiposa berfungsi sebagai organ endokrin yang
memengaruhi regulasi hormon reproduksi. Metode: Penelitian ini menggunakan
desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 127
responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Persentase lemak
tubuh diukur menggunakan metode Relative Fat Mass (RFM), sedangkan data
siklus menstruasi diperoleh melalui kuesioner daring. Analisis data dilakukan
secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat
signifikansi p<0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
responden memiliki persentase lemak tubuh tidak normal (63%) dan mengalami
siklus menstruasi tidak teratur (59,8%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat
hubungan yang signifikan antara persentase lemak tubuh dan siklus menstruasi
(p=0,000l). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara persentase
lemak tubuh dengan siklus menstruasi pada mahasiswi.