Abstract:
Latar Belakang : Ilmu kedokteran forensik dan medikolegal berperan penting
dalam mendukung proses penegakan hukum. Namun, minat mahasiswa kedokteran
terhadap bidang ini masih tergolong rendah. Tingkat pengetahuan diduga
memengaruhi minat mahasiswa terhadap ilmu kedokteran forensik dan
medikolegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat
pengetahuan dengan minat mahasiswa profesi dokter terhadap ilmu kedokteran
forensik dan medikolegal di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Metode : Penelitian
ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional.
Sampel penelitian terdiri dari 75 mahasiswa profesi dokter Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang telah menjalani stase forensik,
dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan
kuesioner tingkat pengetahuan dan minat, kemudian dianalisis menggunakan uji
Chi-Square. Hasil : Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
responden memiliki tingkat pengetahuan baik (36,0%) dan minat tinggi (41,3%).
Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat
pengetahuan dengan minat mahasiswa profesi dokter terhadap ilmu kedokteran
forensik dan medikolegal (p = 0,026). Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan
bahwa tingkat pengetahuan berhubungan secara signifikan dengan minat
mahasiswa profesi dokter terhadap ilmu kedokteran forensik dan medikolegal.