| dc.description.abstract |
Latar Belakang: Hiperkolesterolemia adalah kondisi meningkatnya kadar
kolesterol total dalam darah. Penggunaan obat sintetik seperti statin efektif
menurunkan kolesterol, namun berpotensi menimbulkan efek samping jika
digunakan jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan pengobatan alternatif, salah
satunya ekstrak daun kedondong (Spondias dulcis L.) yang berpotensi sebagai
antihiperlipidemik dan antiobesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas ekstrak daun kedondong terhadap penurunan kadar kolesterol total dan
berat badan mencit putih (Mus musculus). Metode: Penelitian ini merupakan
penelitian eksperimental dengan desain pretest–posttest control group. Sebanyak
24 ekor mencit putih jantan strain DDY dibagi menjadi empat kelompok, yaitu
kontrol negatif, kontrol positif (simvastatin 10 mg/kgBB), perlakuan 1 (ekstrak
daun kedondong 300 mg/kgBB), dan perlakuan 2 (ekstrak daun kedondong 400
mg/kgBB). Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, dan Paired t test, dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Pemberian ekstrak daun
kedondong dosis 300 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB menurunkan kadar kolesterol
total dan berat badan secara signifikan dibandingkan sebelum perlakuan (p < 0,05).
Tidak terdapat perbedaan bermakna antara kedua dosis perlakuan (p > 0,05).
Kesimpulan: Ekstrak daun kedondong (Spondias dulcis L.) berpotensi sebagai
agen alami penurun kolesterol total dan berat badan. |
en_US |