Abstract:
Pendahuluan: Meningkatnya tren penggunaan produk skincare berbahan alami
dipengaruhi oleh kesadaran konsumen terhadap keamanan dan risiko bahan kimia
sintetis. Mahasiswa kedokteran sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan
memiliki pengetahuan yang baik mengenai keamanan bahan alami sehingga dapat
memengaruhi perilaku pemilihan produk skincare yang digunakan. Metode:
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif
korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri
dari 90 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera
Utara yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan
melalui kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan tentang keamanan bahan
alami dalam produk skincare dan perilaku pemilihan produk skincare alami.
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s
Exact Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Sebagian besar responden
memiliki tingkat pengetahuan tinggi mengenai keamanan bahan alami dalam
produk skincare (63,3%) dan menunjukkan perilaku pemilihan produk skincare
alami yang tinggi (74,4%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan
yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pemilihan produk
skincare alami (p = 0,009). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan mahasiswa tentang
keamanan bahan alami berhubungan secara signifikan dengan perilaku pemilihan
produk skincare alami. Semakin tinggi tingkat pengetahuan yang dimiliki,
semakin selektif perilaku mahasiswa dalam memilih produk skincare berbahan
alami