| dc.description.abstract |
Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan
pada lansia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kualitas tidur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan derajat
hipertensi pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik
observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 85 lansia dengan
hipertensi. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality
Index (PSQI), sedangkan derajat hipertensi ditentukan berdasarkan pengukuran
tekanan darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan
uji korelasi Spearman. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
responden memiliki kualitas tidur buruk yaitu sebanyak 72 orang (84,7%), dan
mayoritas responden berada pada hipertensi derajat 1 sebanyak 75 orang (88,2%).
Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang bermakna
antara kualitas tidur dengan derajat hipertensi pada lansia (p = 0,000) dengan
kekuatan hubungan sedang (r = 0,454). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa
kualitas tidur berhubungan dengan derajat hipertensi pada lansia. Namun, kualitas
tidur bukan merupakan faktor dominan yang berdiri sendiri, melainkan salah satu
faktor yang berperan dalam kondisi hipertensi pada lansia. |
en_US |