Abstract:
Pendahuluan: Infeksi dengue masih menjadi masalah kesehatan utama di
Indonesia, Provinsi Sumatera Utara termasuk wilayah endemis dengan peningkatan
kasus yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tantangan klinis
adalah untuk membedakan tingkat keparahan dengue secara cepat dan akurat, serta
menentukan tatalaksana yang sesuai. Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR)
adalah salah satu biomarker inflamasi yang berpotensi membantu dalam
menentukan tingkat keparahan infeksi dengue. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara nilai NLR dengan tingkat keparahan infeksi Dengue
di Rumah Sakit Murni Teguh, Kota Medan. Metode: Penelitian ini merupakan
studi analitik observasional dengan desain cross-sectional menggunakan data
rekam medis pasien infeksi dengue rawat inap di Rumah Sakit Murni Teguh, Kota
Medan periode Juli 2024 – Juli 2025. Jumlah sampel yaitu 41 sampel yang diambil
melalui total sampling, sampel merupakan pasien yang memenuhi kriteria inklusi
dan eksklusi. Pada data dilakukan analisis secara univariat dan bivariat dengan uji
Fisher’s Exact. Hasil: Kelompok usia terbanyak adalah 10-14 tahun (36,6%).
Sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (68,3%). Tingkat keparahan terbanyak
berupa Dengue Tanpa Tanda Bahaya (61,0%). Sebagian besar pasien menunjukkan
peningkatan nilai NLR >2,0 (43,9%). Uji Fisher’s Exact menunjukkan nilai p-value
= 0,544 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ditemukan hubungan bermakna antara nilai
NLR dan tingkat keparahan infeksi dengue pada pasien anak di Rumah Sakit Murni
Teguh.