Research Repository

PENGARUH EKSTRAK KUNYIT (Curcuma longa) TERHADAP PEMBENTUKAN BIOFILM Salmonella enterica serovar Typhi PENYEBAB DEMAM TIFOID

Show simple item record

dc.contributor.author SAPUTRA, BAYU
dc.date.accessioned 2026-03-04T03:28:41Z
dc.date.available 2026-03-04T03:28:41Z
dc.date.issued 2026-01-06
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30163
dc.description.abstract Latar Belakang: Salmonella enterica serovar Typhi merupakan bakteri gram negatif penyebab demam tifoid, dengan angka kejadian yang tinggi akibat meningkatnya resistensi antibiotik. Salah satu mekanisme multiresistensi antimikroba adalah pembentukan biofilm. Kondisi ini mendorong pencarian senyawa antimikroba alternatif yang mampu menghambat biofilm. Kunyit (Curcuma longa) mengandung senyawa aktif seperti kurkumin, flavonoid, dan terpen yang berpotensi menghambat pembentukan biofilm melalui penurunan produksi eksopolisakarida, adhesi sel bakteri, serta penghambatan quorum sensing. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental postteest only design control dengan microplate biofilm assay untuk menilai penghambatan pembentukan biofilm. Ekstrak kunyit (Curcuma longa) diperoleh melalui maserasi etanol 96%, kemudian diuji pada konsentrasi 40%, 60%, dan 80%, serta dibandingkan dengan Ciprofloxacin sebagai kontrol positif, dan aquadest sebagai kontrol negatif. Pengukuran nilai Optical Density (OD) menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 595 nm. Hasil Penelitian: Ekstrak kunyit (Curcuma longa) menunjukkan daya hambat terhadap pertumbuhan Salmonella Typhi pada seluruh konsentrasi yang diuji, dengan rata-rata diameter zona hambat konsentrasi 40%, 60%, dan 80% masing-masing sebesar 14,85 mm, 13,71 mm, dan 11,88 mm, namun lebih rendah dibandingkan dengan kontrol positif antibiotik. Salmonella Typhi terbukti mampu membentuk biofilm. Uji penghambatan pembentukan biofilm menunjukkan nilai absorbansi ekstrak kunyit pada konsentrasi 40%, 60%, dan 80% masing-masing sebesar 2,74; 2,90; dan 1,40, yang lebih tinggi dibandingkan kontrol positif dan kontrol negatif. Kesimpulan: Ekstrak kunyit (Curcuma longa) tidak terbukti menghambat pembentukan biofilm Salmonella Typhi pada semua konsentrasi en_US
dc.subject Salmonella Typhi en_US
dc.subject Demam tifoid en_US
dc.subject Biofilm en_US
dc.subject Kunyit (Curcuma longa) en_US
dc.title PENGARUH EKSTRAK KUNYIT (Curcuma longa) TERHADAP PEMBENTUKAN BIOFILM Salmonella enterica serovar Typhi PENYEBAB DEMAM TIFOID en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account