| dc.description.abstract |
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan masalah sosial dan
kesehatan yang masih tinggi di Indonesia, dengan dampak fisik, psikologis dan
sosial yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
karakteristik luka pada korban KDRT yang mendapatkan pemeriksaan Visum et
Repertum di Rumah Sakit Bhayangkara kota Medan pada tahun 2022-2024.
Penelitian menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan 74 sampel korban
KDRT yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara univariat dan
dijadikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
mayoritas korban adalah perempuan (93,24%) dengan rentang usia terbanyak 21-
30 tahun (39,18%). Jenis luka yang paling tering ditemukan adalah memar
(57,05%) diikuti luka lecet gores (36,8%). Lokasi luka terbanyak terdapat pada
kepala (22,6%), kemudian mata (13,01%) dan pipi (10,95%). Kesimpulannya,
korban KDRT umumnya adalah perempuan usia produktif, dengan luka memar
pada bagian tubuh atas, khususnya kepala dan wajah. Hasil ini diharapkan dapat
menjadi dasar penguatan dokumentasi medis serta upaya pencegahan dan
penanganan kasus KDRT secara lebih optimal. |
en_US |