| dc.description.abstract |
Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik merupakan kondisi progresif yang
memerlukan terapi hemodialisis yang bersifat jangka panjang dan dapat
menimbulkan dampak psikologis yang berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien.
Salah satu masalah psikologis yang sering dialami yaitu kecemasan, sehingga
dukungan sosial sangat berperan penting dalam proses adaptasi pasien terhadap
penyakit dan terapi hemodialisis yang sedang dijalani. Tujuan: Mengetahui
korelasi tingkat kecemasan dan dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien
penyakit ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di RSUD Dr. Pirngadi.
Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan merupakan analitik korelatif dengan
pendekatan potong lintang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling
sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan pada penelitian. Hasil: Pasien
penyakit ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis didominasi merata
mengalami kecemasan ringan, sedang, dan berat sebanyak 12 pasien (28.6 %) setiap
kategorinya, dukungan sosial kategori tinggi 27 pasien (64.3 %), dan kualitas hidup
kategori sedang 21 pasien (50.0 %). Kesimpulan: Hasil uji korelasi spearman
tingkat kecemasan dengan p = 0.001 dan dukungan sosial dengan p = <0.001
memiliki korelasi signifikan dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik
yang menjalani terapi hemodialisis. Pada uji regresi logistik ordinal, terdapat
korelasi yang negatif antara tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pasien dan
korelasi positif antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien. |
en_US |