Abstract:
Pendahuluan: Konsumsi pakan tinggi lemak dapat meningkatkan kadar trigliserida
yang berkontribusi terhadap terjadinya gangguan metabolisme lipid dan penyakit
kardiovaskular. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui aktivitas fisik dan
penggunaan bahan alami, salah satunya ekstrak teh hijau (Camellia sinensis), yang
diketahui memiliki efek hipolipidemik dan aktivitas antioksidan. Kombinasi kedua
intervensi tersebut diharapkan memberikan efek yang lebih optimal dalam
menurunkan kadar trigliserida. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh kombinasi aktivitas fisik dan ekstrak teh hijau terhadap kadar trigliserida
pada tikus putih jantan yang diberi pakan tinggi lemak. Metode: Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan pretest-posttest control group
design. Subjek penelitian adalah tikus putih jantan (Rattus norvegicus) galur Wistar
yang diinduksi pakan tinggi lemak dan dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu
kontrol negatif, kelompok aktivitas fisik, kelompok ekstrak teh hijau, dan kelompok
kombinasi aktivitas fisik dan ekstrak teh hijau. Perlakuan diberikan sesuai kelompok
masing-masing, kemudian dilakukan pengukuran kadar trigliserida setelah periode
perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA yang dilanjutkan
dengan uji post-hoc. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok
perlakuan yang diberikan aktivitas fisik, ekstrak teh hijau, maupun kombinasi
keduanya mengalami penurunan kadar trigliserida dibandingkan kelompok kontrol
negatif. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan kadar trigliserida yang
bermakna terutama antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan (p <
0,05), sementara perbedaan antar kelompok perlakuan tidak seluruhnya bermakna
secara statistik. Kelompok kombinasi menunjukkan penurunan kadar trigliserida
terbesar secara numerik. Kesimpulan: Aktivitas fisik, ekstrak teh hijau (Camellia
sinensis), serta kombinasi keduanya efektif dalam menurunkan kadar trigliserida pada
tikus putih jantan yang diinduksi pakan tinggi lemak, dengan penurunan terbesar
secara numerik ditunjukkan oleh kelompok kombinasi.