| dc.description.abstract |
Pendahuluan: Obesitas sentral merupakan masalah kesehatan yang
prevalensinya terus meningkat dan berhubungan erat dengan risiko penyakit tidak
menular. Rendahnya konsumsi sayur dan buah diduga berperan dalam peningkatan
kejadian obesitas sentral, khususnya pada kelompok dewasa muda seperti
mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
konsumsi sayur dan buah dengan kejadian obesitas sentral pada mahasiswa
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera
Utara. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan
desain cross-sectional yang melibatkan 100 mahasiswa angkatan 2023 yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Konsumsi sayur dan buah diukur
menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan obesitas
sentral ditentukan berdasarkan pengukuran lingkar pinggang sesuai kriteria
International Diabetes Federation (IDF) Asia Pasifik. Analisis hubungan dilakukan
menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,10. Hasil:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki konsumsi
sayur dan buah yang kurang (95,0%) dan mengalami obesitas sentral (56,0%). Hasil
uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,166, yang menandakan tidak
terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara konsumsi sayur dan buah
dengan kejadian obesitas sentral. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara konsumsi sayur dan buah dengan kejadian obesitas sentral pada
mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah
Sumatera Utara, meskipun secara proporsi terlihat kecenderungan risiko obesitas
sentral yang lebih rendah pada responden dengan konsumsi sayur dan buah yang
cukup. |
en_US |