Abstract:
Latar belakang: Epilepsi merupakan gangguan neurologis kronis pada anak yang
memerlukan penatalaksanaan jangka panjang. Peran orang tua penting dalam
mengenali kejang, memahami penyakit, dan mendukung kepatuhan terapi,
sementara hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan epilepsi masih
bervariasi. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan orang tua tentang epilepsi
pada pasien anak serta hubungannya dengan tingkat pendidikan orang tua di
Rumah Sakit Umum Haji Medan Provinsi Sumatera Utara. Metode: Penelitian
analitik observasional dengan desain cross-sectional melibatkan 91 orang tua
pasien anak dengan epilepsi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi dan
dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar responden
memiliki tingkat pengetahuan tinggi tentang epilepsi (45,1%). Tidak terdapat
hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan orang tua dan pengetahuan
epilepsi (p = 0,582; r = −0,059). Kesimpulan: Tingkat pendidikan orang tua tidak
berhubungan secara signifikan dengan tingkat pengetahuan tentang epilepsi pada
pasien anak, sehingga edukasi epilepsi perlu diberikan secara merata kepada
seluruh orang tua.