| dc.description.abstract |
Pendahuluan: Prestasi akademik mahasiswa kedokteran dipengaruhi oleh
berbagai faktor, salah satunya adalah pola belajar mandiri. Waktu dan durasi
belajar sering dianggap berperan penting dalam pencapaian nilai akademik,
namun temuan penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang bervariasi. Oleh
karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan waktu belajar
dan durasi belajar mandiri dengan nilai blok pada mahasiswa Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FK UMSU). Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan waktu belajar mandiri dan durasi belajar
mandiri dengan nilai blok mahasiswa FK UMSU. Metode: Penelitian ini
merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Subjek penelitian
adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera
Utara dengan jumlah sampel sebanyak 148 mahasiswa yang memenuhi kriteria
inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai waktu
dan durasi belajar mandiri serta data nilai blok yang dilaporkan oleh responden.
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman
dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak
terdapat hubungan yang signifikan antara waktu belajar dengan nilai blok
mahasiswa (p = 0,766) dan nilai koefisien korelasi (rₛ = −0,025). Tetapi,
ditemukan hubungan antara durasi belajar mandiri dengan nilai blok mahasiswa
secara statistik (p = 0,03) Namun, nilai koefisien korelasi berada pada kategori
lemah, yang menunjukkan bahwa meskipun terdapat hubungan, kekuatan
hubungan tersebut rendah (rₛ = 0,179). Kesimpulan: Waktu belajar tidak memiliki
hubungan yang bermakna dengan nilai blok sedangkan durasi belajar mandiri
memiliki hubungan yang bermakna dengan nilai blok mahasiswa FK UMSU
walaupun hubungan tersebut lemah. Hal ini menunjukkan bahwa pencapaian
prestasi akademik mahasiswa bisa diperoleh dengan durasi belajar yang lama
tetapi tidak hanya dipengaruhi oleh lamanya atau waktu belajar, tetapi lebih
dipengaruhi oleh kualitas proses belajar, strategi belajar, dan faktor lain yang tidak
diteliti dalam penelitian ini. |
en_US |