| dc.description.abstract |
Pendahuluan: Kualitas tidur merupakan aspek penting yang berperan dalam
menjaga fungsi fisiologis tubuh, termasuk regulasi hormon yang memengaruhi
siklus menstruasi. Mahasiswi program studi profesi dokter memiliki risiko tinggi
mengalami kualitas tidur buruk akibat beban akademik, tuntutan klinis, dan jadwal
jaga yang tidak teratur. Kondisi ini dapat mempengaruhi keseimbangan hormon
reproduksi dan meningkatkan risiko ketidakteraturan siklus menstruasi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan siklus
menstruasi pada mahasiswi program studi profesi dokter di Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini merupakan
penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian
berjumlah 33 mahasiswi program studi profesi dokter yang dipilih menggunakan
metode consecutive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah
ditetapkan. Data kualitas tidur diperoleh menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep
Quality Index (PSQI), sedangkan data siklus menstruasi dikumpulkan
menggunakan kuesioner siklus menstruasi yang telah diuji validitas dan
reliabilitasnya. Analisis hubungan kedua variabel dilakukan dengan uji Fisher’s
Exact. Hasil: Mayoritas responden memiliki kualitas tidur yang buruk (84,8%) dan
sebanyak 45,5% responden mengalami siklus menstruasi tidak normal. Hasil uji
Fisher’s Exact menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara kualitas tidur
dengan siklus menstruasi pada mahasiswi program studi profesi dokter (p = 0,049).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan
siklus menstruasi pada mahasiswi program studi profesi dokter FK UMSU. Kualitas
tidur buruk berpotensi meningkatkan risiko terjadinya ketidakteraturan siklus
menstruasi. Temuan ini menekankan pentingnya menjaga pola tidur yang baik
untuk mendukung kesehatan reproduksi dan performa akademik. |
en_US |