Abstract:
Pendahuluan : Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan
mortalitas pada anak, terutama di negara berkembang. Salah satu faktor yang
diduga memengaruhi perjalanan penyakit pneumonia adalah kadar hemoglobin,
mengingat perannya dalam transport oksigen dan fungsi imun. Anemia pada anak
dapat memperburuk kondisi klinis pneumonia dan berpotensi memperpanjang
lama rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar
hemoglobin dengan lama rawat inap pada pasien pneumonia anak di Rumah Sakit
Umum Haji Medan tahun 2020–2024. Metode: Penelitian ini merupakan
penelitian survei analitik dengan desain cross sectional dan pendekatan
retrospektif menggunakan data rekam medis. Subjek penelitian adalah pasien anak
usia 1 bulan–18 tahun yang dirawat inap dengan diagnosis pneumonia dan
memenuhi kriteria inklusi. Analisis hubungan antara kadar hemoglobin dan lama
rawat inap dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Mayoritas subjek
adalah usia <5 tahun (69,7%) dan berjenis kelamin laki-laki (59,7%). Sebagian
besar pasien memiliki kadar hemoglobin normal (57,1%), dan durasi lama rawat
inap cepat ≤5 hari (79,1%). Hasil uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang
signifikan antara kadar hemoglobin dan lama rawat inap (p=0,000). Pasien dengan
anemia cenderung memiliki durasi perawatan yang lebih lama dibandingkan
pasien dengan hemoglobin normal. Kesimpulan: Terrdapat hubungan antara
kadar hemoglobin dengan lama rawat inap pada pasien pneumonia anak di Rumah
Sakit Umum Haji Medan. Pemantauan kadar hemoglobin penting dilakukan
dalam penatalaksanaan pneumonia anak guna mempercepat pemulihan dan
mengurangi lama rawat inap.