Abstract:
Pendahuluan: Ketahanan gizi keluarga merupakan salah satu determinan penting
dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat pedesaan. Salah satu inovasi
yang berpotensi mendukung ketahanan gizi keluarga adalah sistem akuaponik,
yaitu integrasi budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem yang
berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan
akuaponik terhadap peningkatan pengetahuan petani Desa Jati Mulia, Kabupaten
Batu Bara, mengenai integrasi pertanian dan perikanan sebagai upaya mendukung
ketahanan gizi keluarga. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian
berjumlah 40 petani yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan akuaponik dan
memenuhi kriteria inklusi. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan
menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah
pelatihan (posttest). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed
Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelatihan,
sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori kurang
(67,5%), sedangkan setelah pelatihan mayoritas responden berada pada kategori
pengetahuan baik (62,5%). Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan
antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan (Z = −5,774; p < 0,001).
Kesimpulan: bahwa pelatihan akuaponik efektif dalam meningkatkan
pengetahuan petani mengenai integrasi pertanian dan perikanan, serta berpotensi
mendukung penguatan ketahanan gizi keluarga di Desa Jati Mulia, Kabupaten
Batu Bara.