| dc.description.abstract |
Pubertas dini didefinisikan sebagai perkembangan karakteristik seksual sekunder
yang terjadi sebelum usia 8 tahun pada perempuan dan sebelum usia 9 tahun pada
laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pubertas dini
terhadap kesehatan fisik dan mental anak. Penelitian ini menggunakan desain
kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka deskriptif- analitik. Artikel ilmiah
yang relevan dan dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir ditelusuri secara
sistematis melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan
kata kunci tertentu. Artikel yang terpilih dianalisis secara tematik dan
dikelompokkan ke dalam domain kesehatan fisik dan kesehatan mental. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pubertas dini berkaitan dengan percepatan
pertumbuhan yang diikuti oleh penutupan epifisis lebih awal, sehingga
menyebabkan tinggi badan akhir yang lebih pendek, ketidakseimbangan
hormonal, serta peningkatan risiko obesitas, resistensi insulin, dan gangguan
metabolik. Dari sisi kesehatan mental, anak-anak memiliki risiko lebih tinggi
mengalami kecemasan, depresi, harga diri rendah, gangguan citra tubuh, dan
penarikan diri sosial, yang sering kali diperburuk oleh stres lingkungan dan
kurangnya dukungan keluarga. Sebagai kesimpulan, pubertas dini berperan
penting terhadap perkembangan fisik dan psikologis anak, sehingga menekankan
perlunya penatalaksanaan medis yang disertai dengan dukungan psikososial untuk
meminimalkan dampak jangka panjang. |
en_US |