Abstract:
Pendahuluan: Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik kronis
dengan beban global yang meningkat secara pesat serta berkontribusi signifikan
terhadap morbiditas dan mortalitas, sehingga diperlukan terapi alami seperti
senyawa asam galat dari kulit pisang kepok sebagai imunomodulator potensial.
Metode: Metode riset meliputi analisis in silico dengan molecular docking
menggunakan AutoDockTools untuk interaksi asam galat dengan protein FOXO1,
identifikasi fitokimia melalui maserasi etanol 70% dan uji kualitatif, green synthesis
AgNPs dengan karakterisasi PSA, SEM, EDS, dan HPLC, serta uji in vivo pada
tikus Wistar model DM induksi streptozotocin selama 14 hari diikuti pengukuran
glukosa darah dan histopatologi pankreas, dianalisis dengan SPSS (Kolmogorov Smirnov dan Kruskal-Wallis). Hasil: terdapat interaksi docking kuat dengan energi
ikatan rendah, konfirmasi senyawa bioaktif positif, AgNPs berukuran rata-rata 99.6
nm dengan komposisi perak 21.7% wt, deteksi asam galat dengan HPLC pada
retensi 1.11 menit, penurunan glukosa darah signifikan pada perlakuan, dan
perbaikan histopatologi sel β pankreas (skor 0-4) dengan kecenderungan regenerasi
meskipun tidak signifikan secara statistik (p=0.124). Kesimpulan: senyawa asam
galat dari kulit pisang kepok berpotensi sebagai kandidat imunoterapi dan anti inflamasi DM melalui modulasi jalur FOXO1, mendukung pengembangan fitofarmaka berkelanjutan dari limbah, dengan manfaat teoritis di kedokteran, pendidikan, serta sosial-ekonomi melalui waste to wealth.