Abstract:
Pendahuluan: Penggunaan media sosial, khususnya aplikasi TikTok, semakin
meningkat di kalangan mahasiswa dan berpotensi memengaruhi pola serta
kualitas tidur. Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok yang rentan
mengalami gangguan tidur akibat beban akademik yang tinggi, yang dapat
diperburuk oleh durasi dan waktu penggunaan media sosial yang tidak terkontrol.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan adiksi penggunaan aplikasi media TikTok
dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode: Penelitian observasional
analitik dengan rancangan potong lintang (cross-sectional) pada 97 mahasiswa
yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan
menggunakan kuesioner TikTok Addiction Scale (TTAS) dan Pittsburgh Sleep
Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan
uji Fisher’s Exact Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,3%
responden memiliki kualitas tidur buruk dan 85,6% responden tidak tergolong
candu TikTok. Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan
TikTok dengan kualitas tidur (p = 0,019) serta antara waktu penggunaan TikTok
dengan kualitas tidur (p = 0,047). Namun, tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara tingkat adiksi TikTok dengan kualitas tidur (p = 0,508).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi dan waktu
penggunaan aplikasi TikTok dengan kualitas tidur mahasiswa, sedangkan tingkat
adiksi TikTok tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik.