| dc.description.abstract |
Pendahuluan : Infeksi gigi atau infeksi odontogenik merupakan salah satu masalah
kesehatan yang umum dijumpai di masyarakat Indonesia. infeksi gigi ternyata
tidak hanya berdampak lokal di rongga mulut, tetapi juga dapat memengaruhi
kesehatan umum seseorang secara sistemik. Tujuan : mengetahui faktor
determinan infeksi gigi odontogenik pasien dewasa di klinik Pratama Babusalam
tahun 2024. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
bersifat deskriptif analitik dengan desain cross-sectional, Penelitian ini dilakukan
untuk melihat Faktor Determinan Infeksi Gigi Odontogenik Pasien Dewasa Di
Klinik Pratama Babusalam periode janurari-desember Tahun 2024. Penelitian ini
akan menjelaskan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi Infeksi Gigi
Odontogenik. analisis bivariat akan dilakukan untuk melihat hubungan antara
masing- masing faktor risiko dengan kejadian infeksi gigi odontogenik pada
pasien dewasa yang berobat di Klinik Pratama Babusalam selama periode
Januari–Desember 2024. Uji statistik yang digunakan meliputi uji Chi-Square
untuk variabel kategorik. Kesimpulan : Penderita infeksi gigi odontogenik pada
kelompok usia 20–59 tahun (usia produktif) dan lebih banyak berjenis kelamin
laki-laki, yaitu sebesar 56,7%, menunjukkan bahwa kelompok ini paling banyak
terdampak. Deskripsi masing-masing faktor determinan menunjukkan bahwa
karies gigi, penyakit periodontal, dan perikoronitis merupakan faktor yang paling
sering ditemukan pada responden, dengan karies gigi terbukti sebagai faktor paling
dominan dan signifikan secara statistik terhadap kejadian infeksi. Penyakit
hipertensi dan diabetes melitus, sebagai komorbid, ditemukan pada 32,2%
responden, namun tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik
terhadap kejadian infeksi odontogenic, meskipun tetap perlu diperhatikan sebagai
faktor yang dapat memperburuk kondisi infeksi bila tidak terkontrol. |
en_US |