| dc.description.abstract |
Pendahuluan: Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi
obstetri yang sering terjadi dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas
ibu dan janin. Berbagai faktor risiko diduga berperan dalam terjadinya hipertensi
dalam kehamilan, sehingga perlu dilakukan identifikasi faktor-faktor yang
berhubungan untuk mendukung upaya pencegahan dan penatalaksanaan yang lebih
baik.Metode: Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan
pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 67 ibu hamil yang
mengalami hipertensi dalam kehamilan dan berobat di RSU Muhammadiyah
Sumatera Utara tahun 2021–2025, yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Data diperoleh dari rekam medis meliputi usia ibu, status gizi, jumlah
kehamilan, dan riwayat hipertensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan
bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05.Hasil ;
Usia dominan pada kelompok 20–35 tahun 68 pasien (50,7 %) dengan Status gizi
(IMT) pasien sama antara normoweight dengan Overweight yaitu masing masing
67 pasien (50 %). Mayoritas ibu hamil adalah multigravida 88 pasien (65,7%),
Sebagian besar tidak memiliki riwayat hipertensi sebelumnya 88 pasien (65,7%).
Pasien yang diteliti didominasi mengalami hipertensi pada saat kehamilan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa usia, Indeks massa tubuh (IMT) dan kehamilan
tidak memiliki hubungan dengan hipertensi pada ibu hamil di RSU Muhammadiyah
Medan, sedangkan riwayat hipertensi memiliki hubungan denganhipertensi pada
ibu hamil di RSU Muhammadiyah Medan. |
en_US |