DSpace Repository

“ANALISIS EFEK EKSTRAK BUAH KELAPA SAWIT (ELAIS GUINEENSIS JACQ) DENGAN PENILAIAN HISTOPATOLOGI JARINGAN HATI TIKUS JANTAN GALUR WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) DIABETES MELLITUS SETELAH INDUKSI STREPTOZOTOCIN”

Show simple item record

dc.contributor.author HARAHAP, AZRA WIFA ILHAM
dc.date.accessioned 2025-03-08T02:59:39Z
dc.date.available 2025-03-08T02:59:39Z
dc.date.issued 2025-01-30
dc.identifier.uri https://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/26719
dc.description.abstract Pendahuluan: Hiperglikemia merupakan kondisi kronis yang dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti kerusakan organ hati dan peningkatan enzim SGOT serta SGPT, yang berhubungan erat dengan Diabetes Melitus (DM). Buah kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.), yang kaya akan antioksidan, seperti karotenoid, vitamin E, flavanoid, alkaloid, saponin, dan tanin, memiliki potensi antidiabetik dan hepatoprotektif. Streptozotocin bekerja selektif merusak sel β pankreas sehingga menyebabkan stres oksidatif dan penurunan kadar insulin darah Tujuan: Analisis efek ekstrak buah kelapa sawit (Elais Guinennsis Jacq) mengamati steatosis, inflamasi, fibrosis, nekrosis Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian berupa post-test only with control group, randomized experimental design. Terdapat 5 kelompok yang diberikan perlakuan selama 28 hari, yaitu KN (Kontrol Negatif, pakan pelet), KP (Kontrol Positif, streptozotocin), P1 (Perlakuan 1, streptozotocin 30mg/kgBB dan ekstrak buah kelapa sawit dosis 100mg/kgBB), P2 (Perlakuan 2, streptozotocin 30mg/kgBB dan ekstrak buah kelapa sawit dosis 200mg/kgBB) dan P3 (Perlakuan 3, streptozotocin 30mg/kgBBdan ekstrak buah kelapa sawit dosis 300mg/kgBB). Hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Uji Man-Whitney untuk uji 2 kelompok independen. Hasil: uji Kruskal-Wallis menujukkan hasil uji kelompok didapati nilai P= 0,000. Uji Man-Whitney menunjukkan hasil KP terhadap P1, P2, P3. ( p=0,015<0,05, p=0,007<0,05, p=0,005<0,05) perbandingan kelompok bernilai signifikan. Kesimpulan: ekstrak buah kelapa sawit dosis 300mg/kgBB merupakan dosis paling optimal terhadap perbaikan gambaran histopatologi jaringan hati tikus jantan galur wistar (Rattus norvegicus). en_US
dc.subject Buah Kelapa Sawit en_US
dc.subject Histopatologi Hepar en_US
dc.subject Tikus Galur Wistar en_US
dc.subject Streptozotocin en_US
dc.title “ANALISIS EFEK EKSTRAK BUAH KELAPA SAWIT (ELAIS GUINEENSIS JACQ) DENGAN PENILAIAN HISTOPATOLOGI JARINGAN HATI TIKUS JANTAN GALUR WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) DIABETES MELLITUS SETELAH INDUKSI STREPTOZOTOCIN” en_US
dc.title.alternative AZRA WIFA ILHAM HARAHAP en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account