<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Social Welfare Sciences</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/35</link>
<description>Ilmu Kesejahteraan Sosial</description>
<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 00:27:29 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-26T00:27:29Z</dc:date>
<item>
<title>DINAMIKA SOSIAL MASYARAKAT PADA KASUS  PENOLAKAN PENDIRIAN PABRIK GETAH PINUS DI DESA  TUNGEL BARU KABUPATEN GAYO LUES</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30520</link>
<description>DINAMIKA SOSIAL MASYARAKAT PADA KASUS  PENOLAKAN PENDIRIAN PABRIK GETAH PINUS DI DESA  TUNGEL BARU KABUPATEN GAYO LUES
ARYANGGA, MUHAMMAD ABRAR
Masyarakat pedesaan memiliki tatanan sosial yang erat dengan nilai adat dan &#13;
lingkungan. Pendirian pabrik getah pinus di Desa Tungel Baru menimbulkan &#13;
dinamika sosial berupa penolakan akibat kekhawatiran kerusakan lingkungan, &#13;
hilangnya mata pencaharian, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam &#13;
perencanaan pembangunan, sehingga memicu konflik dan perubahan sosial di                                                                                                                              &#13;
tingkat lokal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini &#13;
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi &#13;
dan wawancara mendalam dengan tokoh adat dan Masyarakat serta dokumentasi. &#13;
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian &#13;
data dan penarikan Kesimpulan. Fokus utama dalam penelitian ini untuk &#13;
menganalisis secara mendalam terkait dinamika sosial masyarakat pada kasus &#13;
penolakan pendirian pabrik getah pinus di Desa Tungel Baru Kabupaten Gayo &#13;
Lues. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebocoran terpentin menjadi pemicu &#13;
utama perubahan sikap masyarakat terhadap Pabrik Getah Pinus PT. Rosin, &#13;
dinamika sosial masyarakat Desa Tungel Baru dipengaruhi oleh kepentingan &#13;
ekonomi, kekhawatiran lingkungan, dan peran perusahaan serta perangkat desa. &#13;
Mayoritas masyarakat awalnya mendukung pendirian pabrik karena manfaat &#13;
ekonomi, sementara sebagian menolak akibat risiko lingkungan dan perusahaan &#13;
belum melengkapi izin produksi. Perbedaan pandangan dikelola melalui &#13;
musyawarah sehingga keharmonisan sosial antar warga tetap terjaga.
</description>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30520</guid>
<dc:date>2026-02-11T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PERSEPSI PESERTA BPJS TERHADAP PELAYANAN  PUSKESMAS HUTA GODANG KABUPATEN  LABUHAN BATU SELATAN</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30514</link>
<description>PERSEPSI PESERTA BPJS TERHADAP PELAYANAN  PUSKESMAS HUTA GODANG KABUPATEN  LABUHAN BATU SELATAN
WAHYUNI, MUTIAH
Dalam UU No. 24 Tahun 2011, BPJS sebagai entitas hukum yang &#13;
memegang tanggung jawab penuh dalam mengelola sistem jaminan sosial di &#13;
Indonesia. Program ini sejatinya merupakan instrumen perlindungan bagi &#13;
masyarakat, yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap warga negara memiliki &#13;
jaring pengaman ekonomi dan sosial. Salah satu Puskesmas yang turut serta &#13;
melaksanakan program BPJS Kesehatan adalah Puskesmas Huta Godang &#13;
Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Pelayanan Puskesmas sangat dirasakan &#13;
manfaatnya dan membantu masyarakat termasuk peserta BPJS sehingga pelayanan &#13;
yang diberikan kepada pasien harus berkualitas sesuai standar pelayanan yang &#13;
ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi peserta BPJS &#13;
Kesehatan terhadap pelayanan Puskesmas Huta Godang Kabupaten Labuhan Batu &#13;
Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan &#13;
pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, &#13;
dan dokumentasi dengan melibatkan informan yang terdiri dari kepala puskesmas, &#13;
tenaga kesehatan, serta peserta BPJS Kesehatan yang menerima pelayanan di &#13;
Puskesmas Huta Godang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan &#13;
reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk memperoleh &#13;
gambaran yang jelas mengenai persepsi peserta BPJS terhadap pelayanan kesehatan &#13;
yang diberikan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum pelayanan &#13;
kesehatan yang diberikan di Puskesmas Huta Godang Kabupaten Labuhanbatu &#13;
Selatan dinilai telah berjalan dengan cukup baik berdasarkan persepsi peserta BPJS &#13;
Kesehatan. Namun demikian, masih diperlukan adanya upaya perbaikan dan &#13;
peningkatan pada beberapa aspek pelayanan agar kualitas pelayanan kesehatan &#13;
yang diberikan dapat semakin optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
</description>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30514</guid>
<dc:date>2026-04-06T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PASAR MARITIM BERBASIS KEARIFAN LOKAL: UPAYA  MEWUJUDKAN KESEJATERAAN SOSIAL  BERKELANJUTAN DI DESA SIMANDULANG LABUHAN  BATU UTARA</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30463</link>
<description>PASAR MARITIM BERBASIS KEARIFAN LOKAL: UPAYA  MEWUJUDKAN KESEJATERAAN SOSIAL  BERKELANJUTAN DI DESA SIMANDULANG LABUHAN  BATU UTARA
ABDILLAH, FAISAL AL HUSEIN
Kesejahteraan sosial masyarakat pesisir merupakan isu penting yang &#13;
berkaitan erat dengan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan budaya lokal. Salah satu &#13;
potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat &#13;
pesisir adalah penguatan sektor ekonomi berbasis kearifan lokal. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk menganalisis peran pasar maritim berbasis kearifan lokal sebagai &#13;
upaya mewujudkan kesejahteraan sosial berkelanjutan di Desa Simandulang, &#13;
Labuhan Batu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan &#13;
metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, &#13;
dan dokumentasi terhadap masyarakat, pelaku pasar, serta pihak terkait. Hasil &#13;
penelitian diharapkan dapat menunjukkan bahwa pasar maritim berbasis kearifan &#13;
lokal tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekonomi, tetapi juga sebagai ruang sosial &#13;
yang memperkuat solidaritas, menjaga nilai budaya, serta mendukung &#13;
keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, pengembangan pasar maritim &#13;
berbasis kearifan lokal berpotensi menjadi strategi pemberdayaan masyarakat &#13;
pesisir dalam meningkatkan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.
</description>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30463</guid>
<dc:date>2026-02-11T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>KETAHANAN SOSIAL EKONOMI PETANI AREN   TERDAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DI  DESA SITUMBA KABUPATEN TAPANULI SELATAN</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30389</link>
<description>KETAHANAN SOSIAL EKONOMI PETANI AREN   TERDAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DI  DESA SITUMBA KABUPATEN TAPANULI SELATAN
GERIAH, DAMAYANTI LUBIS
Ketahanan sosial ekonomi petani aren di Desa Situmba, Kabupaten &#13;
Tapanuli Selatan, yang terdampak alih fungsi lahan pertanian. Alih fungsi &#13;
lahan pertanian menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi ketahanan &#13;
sosial ekonomi petani aren di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan &#13;
metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, &#13;
observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi &#13;
lahan pertanian telah mempengaruhi ketahanan sosial ekonomi petani aren di &#13;
Desa Situmba, antara lain melalui penurunan pendapatan, perubahan pola &#13;
hidup, dan peningkatan kesulitan akses ke sumber daya. Namun, petani aren di &#13;
daerah tersebut juga menunjukkan ketahanan sosial ekonomi yang tinggi &#13;
melalui adaptasi dan inovasi dalam menghadapi perubahan lingkungan. &#13;
Mereka melakukan diversifikasi usaha, meningkatkan kemampuan &#13;
manajemen, dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas &#13;
dan pendapatan. Selain itu, mereka juga memiliki jaringan sosial yang kuat &#13;
dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan pihak lain untuk meningkatkan &#13;
ketahanan sosial ekonomi.Temuan ini menunjukkan bahwa ketahanan sosial &#13;
ekonomi petani aren di Desa Situmba dipengaruhi oleh faktor-faktor internal &#13;
dan eksternal, termasuk alih fungsi lahan pertanian, perubahan lingkungan, &#13;
dan kemampuan adaptasi. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk &#13;
meningkatkan ketahanan sosial ekonomi petani aren di daerah tersebut, antara &#13;
lain melalui program-program pengembangan kapasitas, peningkatan akses ke &#13;
sumber daya, dan dukungan kebijakan yang efektif.
</description>
<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30389</guid>
<dc:date>2026-03-05T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
