<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Mechanical Engineering</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/25</link>
<description>Teknik Mesin</description>
<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 17:39:12 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-26T17:39:12Z</dc:date>
<item>
<title>PEMBUATAN MESIN PENGGILING PADI KAPASSITAS  PENGGILINGAN 10KG / PROSES</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30469</link>
<description>PEMBUATAN MESIN PENGGILING PADI KAPASSITAS  PENGGILINGAN 10KG / PROSES
HARAHAP, FAUZI
penduduk berdampak pada naiknya kebutuhan beras setiap tahun. Hal ini menuntut &#13;
penanganan pascapanen yang baik, khususnya pada tahap penggilingan yang &#13;
menentukan kualitas beras. Metode tradisional sering kurang efisien, memerlukan &#13;
waktu lama, dan menimbulkan kehilangan hasil, sehingga diperlukan rancangan mesin &#13;
penggiling padi yang lebih praktis. Penelitian ini merancang mesin penggiling padi &#13;
kapasitas 10 kg yang mampu melakukan pengupasan (husking) dan penyosohan &#13;
(polishing) dalam satu unit, melalui studi literatur, identifikasi kebutuhan, perhitungan &#13;
teknis, pemilihan material, dan pembuatan gambar kerja. Mesin menggunakan motor &#13;
bensin 7,5 HP pada 2.500 rpm dengan transmisi V-belt dan pulley, serta poros utama &#13;
berdiameter 25 mm dari baja karbon S45C. Hasil perhitungan menunjukkan rancangan &#13;
mesin layak secara teknis, dengan komponen utama yang dirancang berdasarkan &#13;
kekuatan dan faktor keamanan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi &#13;
penggilingan, mengurangi kehilangan hasil, serta menjadi solusi praktis dan ekonomis &#13;
bagi petani kecil maupun usaha rumah tangga.
</description>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30469</guid>
<dc:date>2026-04-13T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PEMBUATAN MESIN PENGERING BERKAPASITAS  10KG /PROSES PADA MESIN PENGGILING PADI</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30456</link>
<description>PEMBUATAN MESIN PENGERING BERKAPASITAS  10KG /PROSES PADA MESIN PENGGILING PADI
PRIWANDANU, ANJU
Penelitian ini bertujuan untuk membuat mesin pengering padi berkapasitas &#13;
10 kg/proses yang dapat membantu petani skala kecil dalam mempercepat &#13;
pengeringan tanpa bergantung pada kondisi lingkungan. Pembuatan dilakukan &#13;
menggunakan  alat dan bahan dengan fokus pada pemilihan material, perhitungan &#13;
daya, serta desain komponen utama seperti rangka, drum silinder, poros, pulley, &#13;
sprocket, rantai, gearbox, kipas DC, dan sistem pemanas tubular heater. Hasil &#13;
perhitungan menunjukkan bahwa mesin menggunakan motor bensin 7,5 HP dengan &#13;
putaran 2400 rpm dan mampu mentransfer daya secara efektif melalui sistem &#13;
transmisi yang dirancang. Komponen mekanis yang dipilih memiliki faktor &#13;
keamanan memadai sehingga layak dioperasikan. Secara teoritis, rancangan mesin ini &#13;
berpotensi meningkatkan efisiensi pengeringan, menghemat waktu, serta mengurangi &#13;
biaya operasional dibandingkan metode tradisional. Dengan demikian, mesin &#13;
pengering padi ini dapat menjadi solusi tepat guna yang bermanfaat bagi petani kecil &#13;
dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
</description>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30456</guid>
<dc:date>2026-04-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH VARIASI PUTARAN DAN JUMLAH  SUDU TERHADAP KINERJA POMPA SENTRIFUGAL</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30405</link>
<description>PENGARUH VARIASI PUTARAN DAN JUMLAH  SUDU TERHADAP KINERJA POMPA SENTRIFUGAL
MIRZA, PRASETYA WINATA
Pompa sentrifugal merupakan salah satu mesin fluida yang banyak digunakan dalam sistem perpipaan dan industri. Kinerja pompa dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kecepatan putar dan jumlah sudu impeler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan putar dan jumlah sudu impeler terhadap kinerja pompa sentrifugal serta menentukan kondisi operasi yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan variasi kecepatan putar 1418 rpm hingga 2868 rpm dan jumlah sudu impeler 3, 4, dan 5. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas, head total, daya hidrolis, daya listrik, dan efisiensi pompa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan putar menyebabkan kenaikan kapasitas, head total, dan daya hidrolis. Penambahan jumlah sudu juga meningkatkan head dan kapasitas, namun tidak selalu meningkatkan efisiensi akibat adanya kerugian energi (losses). Efisiensi tertinggi diperoleh pada putaran 2868 rpm sebesar 34,72% pada impeler 3 sudu. Selain itu, daya listrik tidak selalu meningkat seiring kenaikan kecepatan putar karena dipengaruhi oleh kondisi operasi dan sistem aliran. Dengan demikian, kondisi operasi optimal diperoleh pada putaran tinggi dengan mempertimbangkan keseimbangan antara head, kapasitas, dan efisiensi.
</description>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30405</guid>
<dc:date>2026-04-08T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH KADAR AIR KULIT JERUK TERHADAP  RENDEMEN MINYAK ATSRI DENGAN METODE DESTILASI</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30395</link>
<description>PENGARUH KADAR AIR KULIT JERUK TERHADAP  RENDEMEN MINYAK ATSRI DENGAN METODE DESTILASI
HERNAN, NAIM DAMANIK
Pengeringan alami kulit jeruk manis (Citrus sinensis) merupakan tahap &#13;
penting sebelum proses destilasi minyak atsiri, karena kandungan air dalam kulit &#13;
harus dikurangi untuk mengoptimalkan hasil dan efisiensi ekstraksi. Pada metode &#13;
pengeringan menggunakan panas matahari, Kulit jeruk manis harus senantiasa &#13;
diperhatikan mengingat kondisi cuaca yang tidak dapat di tentukan. Karena suhu &#13;
yang tidak teratur dapat mempengaruhi hasil yang akan di dapat pada minyak atsiri &#13;
kulit jeruk manis yang akan diproses. Adapun durasi yang baik untuk pengeringan &#13;
kulit jeruk manis pada umumnya adalah selama 4-7jam sehari. Adapun suhu yang &#13;
optimal tertunjuk pada suhu 30-40°C. Proses pengeringan merupakan salah satu cara &#13;
untuk mengurangi adanya kadar air yang ada pada kulit jeruk dikarnakan kulit jeruk &#13;
mengandung 70-80% kadar air yang ada, sehingga dengan adanya pengeringan ini &#13;
dapat memudahkan proses pembentukan minyak atsiri sehingga renemden yang &#13;
dihasilkan lebih optimal dan memuaskan, adapun janga yang terbaik untuk &#13;
melakukan pengeringan pada kulit jeruk adalah 1-3 hari dikarnakan adanya proses &#13;
oksidasi untuk melakukan pengeringan lebih 3 hari dapat menyebabkan kulit jeruk &#13;
menjadi restan sehingga hasil dari minyak atsiri tidak maksimal.
</description>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30395</guid>
<dc:date>2026-04-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
