<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Agrotechnology</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/18</link>
<description>Agroteknologi</description>
<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:26:11 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-07T11:26:11Z</dc:date>
<item>
<title>PENGARUH KONSENTRASI POC DAUN LAMTORO DAN DOSIS  PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL   TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus)</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30295</link>
<description>PENGARUH KONSENTRASI POC DAUN LAMTORO DAN DOSIS  PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL   TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus)
DINI, RAHMA SARI
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui mendapatkan konsentrasi POC daun &#13;
lamtoro dan dosis pupuk guano yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil &#13;
tanaman okra (Abelmoschus esculentus L.) Penelitian ini menggunakan &#13;
Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor yaitu : faktor pupuk &#13;
organik cair daun lamtoro, dengan 4 taraf L0:0 ppm, L1:5 ppm, L2:10 ppm, L3:15 &#13;
ppm. Faktor pemberian pupuk guano, dengan 3 taraf : G0 : tanpa pupuk guano, &#13;
G1:60 gram/polybag, G2:90 g/polybag. Data hasil penelitian dianalisis pertama &#13;
menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) Rancangan Acak Kelompok &#13;
(RAK) Faktorial untuk melihat pertumbuhan dan hasil tanaman okra. Uji beda &#13;
rataan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 5% &#13;
digunakan dengan model linier untuk analisis kombinasi Rancangan Acak &#13;
Kelompok. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, diameter batang, &#13;
jumlah klorofil, jumlah buah per tanaman, jumlah buah per plot,berat buah per &#13;
tanaman, berat buah per plot dan bobot per buah. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC daun lamtoro tidak &#13;
berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diukur, sedangkan pemberian &#13;
pupuk guano dengan taraf G1 (60 g/polybag) berpengaruh nyata terhadap jumlah &#13;
buah per plot pada umur 9 MSPT. Kombinasi perlakuan POC dan pupuk guano &#13;
tidak berinteraksi nyata pada semua komponen pertumbuhan dan hasil tanaman &#13;
okra.
</description>
<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30295</guid>
<dc:date>2026-01-07T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>POTENSI  SENYAWA METABOLIT PADA TANAMAN  PASSIFLORA FOETIDA SEBAGAI SUMBER BIOPESTISIDA  UNTUK PENGENDALIAN NYAMUK AEDES AEGYPTI</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30293</link>
<description>POTENSI  SENYAWA METABOLIT PADA TANAMAN  PASSIFLORA FOETIDA SEBAGAI SUMBER BIOPESTISIDA  UNTUK PENGENDALIAN NYAMUK AEDES AEGYPTI
SITI, NUR AULIYA
Nyamuk &#13;
Aedes aegypti merupakan salah satu spesies nyamuk yang berperan sebagai vektor &#13;
penyakit.  Pengendalian yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan nyamuk &#13;
ialah pemakaian repelen penolak nyamuk seperti lotion, obat anti nyamuk semprot &#13;
dan bakar. Namun kebanyakan pemakaian penolak nyamuk berbahan kimia akan &#13;
dapat menimbulkan iritasi kulit, sesak nafas, iritasi mata bahkan kanker paru-paru. &#13;
Passiflora foetida adalah tumbuhan yang memiliki kandungan alkaloid, terpenoid, &#13;
flavonoid dan saponin yang dapat dijadikan sebagai biopestisida. Penelitian ini &#13;
dilaksanakan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah &#13;
Sumatera Utara, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara. &#13;
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2024. Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk mengetahui potensi tanaman Passiflora foetida sebagai biopestisida. &#13;
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa ekstrak Passiflora foetida positif mengandung senyawa &#13;
metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, terpenoid dan saponin sehingga &#13;
efektif sebagai biopestisida nyamuk Aedes aegypti.
</description>
<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30293</guid>
<dc:date>2026-02-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH PUPUK HAYATI BIOBOOST DAN RHIZOBIUM  TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN  KEDELAI HITAM (Glycine max L.) PADA TANAH PMK</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30288</link>
<description>PENGARUH PUPUK HAYATI BIOBOOST DAN RHIZOBIUM  TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN  KEDELAI HITAM (Glycine max L.) PADA TANAH PMK
MUHAMMAD, GIFARI MUHASIBI
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan pertumbuhan dan hasil kedelai &#13;
hitam (Glycine max L.) dengan pemberian pupuk hayati bioboost dan rhizobium. &#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 &#13;
faktor yaitu : faktor pupuk hayati bioboost, dengan 4 taraf : H0 : 0/kontrol, H1 : 20 &#13;
ml/l air, H2 : 40 ml/l air, H3 : 60 ml/l air. Faktor kedua rhizobium, dengan 4 taraf : &#13;
R0 : 0/kontrol, R1 : 10 gr/kg benih, R2 : 15 gr/kg benih, R3 : 20 gr/kg benih. Uji &#13;
beda rataan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 5% &#13;
digunakan dengan model linier untuk analisis kombinasi Rancangan Acak &#13;
Kelompok. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah cabang &#13;
(cabang), umur berbunga (hari), jumlah polong per sampel (polong), bobot polong &#13;
per sampel (gr), bobot polong per plot (gr), bobot 100 biji (gr), jumlah bintil akar &#13;
(jumlah). Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk hayati bioboost tidak &#13;
berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan sedangkan pemberian &#13;
rhizobium berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah polong per sampel, &#13;
jumlah bintil akar dan bobot polong per sampel. Interaksi kombinasi kedua &#13;
perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter umur berbunga.
</description>
<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30288</guid>
<dc:date>2026-01-27T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH NAA  DAN BAP TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS TANAMAN  NANAS (Ananas comosus L.) SECARA IN VITRO</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30146</link>
<description>PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH NAA  DAN BAP TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS TANAMAN  NANAS (Ananas comosus L.) SECARA IN VITRO
Zainuri Rahmad, Doni Hasibuan
Tujuan penelitian Untuk mengetahui pengaruh NAA &#13;
(Naphthalene Acetic Acid) dan BAP (Benzyl Amino Purine) terhadap &#13;
pertumbuhan tunas tanaman nanas secara in vitro. Penelitian menggunakan &#13;
Racangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. &#13;
Faktor pertama pemberian konsentrasi NAA yaitu: N0: Tanpa Hormon (Kontrol), &#13;
N1: 0.5 mg/l, N2 : 1 mg/l dan N3 : 1,5 mg/l, faktor kedua pemberian BAP yaitu : &#13;
B0: Tanpa Hormon (Kontrol), B1 : 1,5 mg/l, B2: 2.5 mg/l dan B3: 3.5 mg/l. &#13;
Parameter yang diamati adalah persentase eksplan hidup, persentase eksplan &#13;
terkontaminasi, jumlah tunas (unit), Jumlah akar (unit), jumlah daun (helai) dan &#13;
tinggi tunas (mm),  Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji beda rataan &#13;
menurut Duncan’s Multiple range Test (DMRT) pada α 1%. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa perlakuan NAA (Naphthalene Acetic Acid) tidak &#13;
berpengaruh nyata terhadap semua parameter dan BAP (Benzly Amino Purin) &#13;
berpengaruh nyata pada parameter jumlah akar. Interaksi kombinasi kedua &#13;
perlakuan menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah tunas dan jumlah akar.
</description>
<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30146</guid>
<dc:date>2026-01-07T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
