<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Faculty of Social Science and Political Science</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/12</link>
<description>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</description>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 23:14:13 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-25T23:14:13Z</dc:date>
<item>
<title>DINAMIKA SOSIAL MASYARAKAT PADA KASUS  PENOLAKAN PENDIRIAN PABRIK GETAH PINUS DI DESA  TUNGEL BARU KABUPATEN GAYO LUES</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30520</link>
<description>DINAMIKA SOSIAL MASYARAKAT PADA KASUS  PENOLAKAN PENDIRIAN PABRIK GETAH PINUS DI DESA  TUNGEL BARU KABUPATEN GAYO LUES
ARYANGGA, MUHAMMAD ABRAR
Masyarakat pedesaan memiliki tatanan sosial yang erat dengan nilai adat dan &#13;
lingkungan. Pendirian pabrik getah pinus di Desa Tungel Baru menimbulkan &#13;
dinamika sosial berupa penolakan akibat kekhawatiran kerusakan lingkungan, &#13;
hilangnya mata pencaharian, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam &#13;
perencanaan pembangunan, sehingga memicu konflik dan perubahan sosial di                                                                                                                              &#13;
tingkat lokal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini &#13;
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi &#13;
dan wawancara mendalam dengan tokoh adat dan Masyarakat serta dokumentasi. &#13;
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian &#13;
data dan penarikan Kesimpulan. Fokus utama dalam penelitian ini untuk &#13;
menganalisis secara mendalam terkait dinamika sosial masyarakat pada kasus &#13;
penolakan pendirian pabrik getah pinus di Desa Tungel Baru Kabupaten Gayo &#13;
Lues. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebocoran terpentin menjadi pemicu &#13;
utama perubahan sikap masyarakat terhadap Pabrik Getah Pinus PT. Rosin, &#13;
dinamika sosial masyarakat Desa Tungel Baru dipengaruhi oleh kepentingan &#13;
ekonomi, kekhawatiran lingkungan, dan peran perusahaan serta perangkat desa. &#13;
Mayoritas masyarakat awalnya mendukung pendirian pabrik karena manfaat &#13;
ekonomi, sementara sebagian menolak akibat risiko lingkungan dan perusahaan &#13;
belum melengkapi izin produksi. Perbedaan pandangan dikelola melalui &#13;
musyawarah sehingga keharmonisan sosial antar warga tetap terjaga.
</description>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30520</guid>
<dc:date>2026-02-11T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PERSEPSI PESERTA BPJS TERHADAP PELAYANAN  PUSKESMAS HUTA GODANG KABUPATEN  LABUHAN BATU SELATAN</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30514</link>
<description>PERSEPSI PESERTA BPJS TERHADAP PELAYANAN  PUSKESMAS HUTA GODANG KABUPATEN  LABUHAN BATU SELATAN
WAHYUNI, MUTIAH
Dalam UU No. 24 Tahun 2011, BPJS sebagai entitas hukum yang &#13;
memegang tanggung jawab penuh dalam mengelola sistem jaminan sosial di &#13;
Indonesia. Program ini sejatinya merupakan instrumen perlindungan bagi &#13;
masyarakat, yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap warga negara memiliki &#13;
jaring pengaman ekonomi dan sosial. Salah satu Puskesmas yang turut serta &#13;
melaksanakan program BPJS Kesehatan adalah Puskesmas Huta Godang &#13;
Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Pelayanan Puskesmas sangat dirasakan &#13;
manfaatnya dan membantu masyarakat termasuk peserta BPJS sehingga pelayanan &#13;
yang diberikan kepada pasien harus berkualitas sesuai standar pelayanan yang &#13;
ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi peserta BPJS &#13;
Kesehatan terhadap pelayanan Puskesmas Huta Godang Kabupaten Labuhan Batu &#13;
Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan &#13;
pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, &#13;
dan dokumentasi dengan melibatkan informan yang terdiri dari kepala puskesmas, &#13;
tenaga kesehatan, serta peserta BPJS Kesehatan yang menerima pelayanan di &#13;
Puskesmas Huta Godang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan &#13;
reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk memperoleh &#13;
gambaran yang jelas mengenai persepsi peserta BPJS terhadap pelayanan kesehatan &#13;
yang diberikan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum pelayanan &#13;
kesehatan yang diberikan di Puskesmas Huta Godang Kabupaten Labuhanbatu &#13;
Selatan dinilai telah berjalan dengan cukup baik berdasarkan persepsi peserta BPJS &#13;
Kesehatan. Namun demikian, masih diperlukan adanya upaya perbaikan dan &#13;
peningkatan pada beberapa aspek pelayanan agar kualitas pelayanan kesehatan &#13;
yang diberikan dapat semakin optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
</description>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30514</guid>
<dc:date>2026-04-06T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT  MELALUI PENERAPAN STRATEGI KOMUNIKASI  BENCANA BPBD DALAM PENANGANAN BANJIR DI  LANGKAT</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30500</link>
<description>ANALISIS PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT  MELALUI PENERAPAN STRATEGI KOMUNIKASI  BENCANA BPBD DALAM PENANGANAN BANJIR DI  LANGKAT
R.A SUANDI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko bencana banjir di Kecamatan &#13;
Hinai, Kabupaten Langkat, yang tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik tetapi &#13;
juga memicu perubahan sosial masyarakat. Rumusan masalah penelitian ini adalah &#13;
bagaimana perubahan sosial masyarakat melalui penerapan strategi komunikasi &#13;
bencana oleh BPBD. Penelitian bertujuan untuk menganalisis perubahan sosial &#13;
tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan &#13;
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta &#13;
analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi BPBD yang meliputi audience &#13;
focus, leader commitment, situational awareness, dan media partnership mampu &#13;
meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan, serta partisipasi masyarakat dalam &#13;
menghadapi bencana. Selain itu, terjadi perubahan sosial berupa meningkatnya &#13;
solidaritas, adaptasi perilaku, dan kesadaran mitigasi bencana. Simpulan penelitian &#13;
ini adalah strategi komunikasi bencana BPBD berperan signifikan dalam &#13;
membentuk perubahan sosial masyarakat yang lebih tanggap dan adaptif terhadap &#13;
risiko banjir.
</description>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30500</guid>
<dc:date>2026-04-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>STRATEGI KOMUNIKASI RISIKO DALAM UPAYA  PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DI  LINGKUNGAN SEKOLAH OLEH DINAS PPPA   KABUPATEN LABUHANBATU</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30499</link>
<description>STRATEGI KOMUNIKASI RISIKO DALAM UPAYA  PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DI  LINGKUNGAN SEKOLAH OLEH DINAS PPPA   KABUPATEN LABUHANBATU
APRIA, TRI KUSMAWAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi risiko dalam upaya &#13;
pencegahan pelecehan seksual di lingkungan sekolah oleh Dinas Pemberdayaan &#13;
Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Labuhanbatu. Latar &#13;
belakang penelitian ini didasari oleh masih tingginya kasus pelecehan seksual di &#13;
lingkungan sekolah serta pentingnya peran komunikasi dalam meningkatkan &#13;
kesadaran dan pencegahan sejak dini pada peserta didik. Metode penelitian yang &#13;
digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data &#13;
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini &#13;
terdiri dari pihak Dinas PPPA Kabupaten Labuhanbatu, yaitu Sekretaris Dinas, &#13;
Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak, serta &#13;
Kepala UPTD PPA. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan &#13;
Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi risiko yang dilakukan &#13;
Dinas PPPA Kabupaten Labuhanbatu meliputi penentuan komunikator yang &#13;
kompeten, penyusunan pesan edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik siswa, &#13;
serta penggunaan media komunikasi yang bervariasi seperti sosialisasi langsung, &#13;
video edukasi, dan media sosial. Sasaran utama komunikasi adalah Peserta &#13;
didiktingkat SMA dengan pendekatan yang interaktif dan kontekstual. Selain itu, &#13;
strategi komunikasi juga didukung oleh kolaborasi antar lembaga serta adanya &#13;
peran UPTD dalam penanganan lanjutan kasus. Meskipun demikian, masih terdapat &#13;
hambatan seperti rendahnya keberanian Peserta didikuntuk melapor dan adanya &#13;
stigma sosial. Kesimpulannya, strategi komunikasi risiko yang diterapkan sudah &#13;
berjalan cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa, &#13;
namun perlu penguatan pada aspek keberanian melapor dan keberlanjutan program &#13;
agar tercipta lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari pelecehan seksual.
</description>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30499</guid>
<dc:date>2026-04-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
