<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/35">
<title>Social Welfare Sciences</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/35</link>
<description>Ilmu Kesejahteraan Sosial</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30931"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30863"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30860"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30849"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-16T02:49:56Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30931">
<title>DINAMIKA MOBILITAS SOSIAL PADA KELUARGA DI  DESA BEGERPANG KECAMATAN BANGUN PURBA  KABUPATEN DELI SERDANG</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30931</link>
<description>DINAMIKA MOBILITAS SOSIAL PADA KELUARGA DI  DESA BEGERPANG KECAMATAN BANGUN PURBA  KABUPATEN DELI SERDANG
SIREGAR, OLVI  SALSABILA
Mobilitas sosial merujuk pada pergerakan individu atau kelompok dalam struktur &#13;
sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pendidikan, kondisi ekonomi, &#13;
dan budaya setempat. Mobilitas sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan &#13;
dari kehidupan manusia. Setiap individu pada dasarnya mengalami proses mobilitas &#13;
sosial sebagai bentuk upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik kebutuhan &#13;
primer, sekunder, maupun tersier dalam konteks pedesaan, Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk menganalisis dinamika mobilitas sosial pada keluarga di Desa Begerpang, &#13;
Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang. Mobilitas sosial dalam &#13;
masyarakat pedesaan yang didominasi sektor perkebunan cenderung menghadapi &#13;
keterbatasan, sehingga menarik untuk dikaji dalam konteks keluarga dan antar &#13;
generasi. Penelitian ini menggunakan teori mobilitas sosial, stratifikasi sosial, dan &#13;
modal sosial sebagai landasan analisis. Metode yang digunakan adalah pendekatan &#13;
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi. &#13;
Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang dipilih secara purposive &#13;
berdasarkan pengalaman mereka dalam kehidupan sosial masyarakat perkebunan. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobilitas sosial dalam keluarga cenderung &#13;
stagnan dalam aspek pekerjaan, di mana sebagian besar individu tetap bekerja di &#13;
sektor perkebunan seperti generasi sebelumnya. Namun, terdapat peningkatan &#13;
dalam aspek pendidikan, yang menunjukkan adanya mobilitas sosial antar generasi. &#13;
Selain itu, generasi muda mulai melakukan urbanisasi sebagai upaya memperoleh &#13;
peluang kerja yang lebih baik, meskipun hasilnya beragam. Faktor struktur sosial &#13;
yang terbatas serta peran modal sosial dalam jaringan pekerjaan turut memengaruhi &#13;
dinamika mobilitas sosial dalam keluarga.
</description>
<dc:date>2026-04-06T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30863">
<title>DINAMIKA KEHIDUPAN PEREMPUAN KEPALA RUMAH TANGGA  PADA SEKTOR PENCARI LIDI SAWIT DI DESA PERKEBUNAN  TANJUNG KELILING KAB.LANGKAT</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30863</link>
<description>DINAMIKA KEHIDUPAN PEREMPUAN KEPALA RUMAH TANGGA  PADA SEKTOR PENCARI LIDI SAWIT DI DESA PERKEBUNAN  TANJUNG KELILING KAB.LANGKAT
ANGGRAINI, SILVIA
Perempuan kepala rumah tangga memiliki peran ganda sebagai pencari nafkah &#13;
utama sekaligus pengelola rumah tangga dalam kondisi ekonomi yang terbatas. &#13;
Pekerjaan sebagai pencari lidi sawit termasuk sektor informal dengan pendapatan &#13;
yang tidak menentu, sehingga memengaruhi kestabilan ekonomi keluarga. &#13;
Meskipun menghadapi berbagai tantangan ekonomi, sosial, dan psikologis, para &#13;
perempuan kepala rumah tangga mampu bertahan melalui strategi adaptasi seperti &#13;
pengelolaan keuangan yang hemat, kerja tambahan, serta pemanfaatan jaringan &#13;
sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan dan pemberdayaan bagi &#13;
perempuan kepala rumah tangga guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. &#13;
Kesimpulannya, dinamika kehidupan perempuan kepala rumah tangga pada sektor &#13;
pencari lidi sawit mencerminkan kondisi kerentanan ekonomi sekaligus &#13;
ketangguhan dalam mempertahankan keberlangsungan hidup keluarga.
</description>
<dc:date>2026-03-03T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30860">
<title>FENOMENA CAT CALLING DAN RELASI GENDER  DI RUANG PUBLIK : STUDI MAHASISWA INDEKOS  JALAN KAPTEN MUCHTAR BASRI</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30860</link>
<description>FENOMENA CAT CALLING DAN RELASI GENDER  DI RUANG PUBLIK : STUDI MAHASISWA INDEKOS  JALAN KAPTEN MUCHTAR BASRI
AZZAHRA, DINDA AULIA
Fenomena catcalling sebagai bentuk pelecehan verbal di ruang publik &#13;
merepresentasikan persoalan sosial yang berkaitan erat dengan ketimpangan relasi &#13;
gender dan kualitas kesejahteraan sosial. Praktik ini kerap dinormalisasi sebagai &#13;
bentuk interaksi biasa, meskipun berimplikasi pada ketidaknyamanan dan &#13;
kerentanan, khususnya bagi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
menganalisis fenomena catcalling, menggali pengalaman dan persepsi mahasiswa &#13;
indekos, mengkaji relasi gender yang terwujud dalam praktik tersebut, serta &#13;
menelaah dampaknya terhadap rasa aman dan kesejahteraan sosial. Lokasi &#13;
penelitian berada di Jalan Kapten Muchtar Basri, Kota Medan, sebagai kawasan &#13;
dengan intensitas interaksi sosial yang tinggi di kalangan mahasiswa. Penelitian &#13;
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh &#13;
melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, &#13;
dengan teknik purposive sampling dalam penentuan informan. Analisis data &#13;
dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian &#13;
data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis dan berkelanjutan. Temuan &#13;
penelitian menunjukkan bahwa catcalling tidak hanya merupakan bentuk &#13;
pelecehan verbal, tetapi juga manifestasi dari relasi kuasa yang timpang berbasis &#13;
gender di ruang publik. Praktik ini menimbulkan dampak psikologis berupa &#13;
kecemasan, rasa tidak aman, dan penurunan kepercayaan diri, serta berdampak &#13;
pada pembatasan mobilitas dan terganggunya keberfungsian sosial mahasiswa &#13;
indekos. Dengan demikian, catcalling perlu dipahami sebagai masalah sosial yang &#13;
berdimensi struktural, bukan sekadar tindakan individual. Penelitian ini &#13;
diharapkan berkontribusi dalam penguatan kajian kesejahteraan sosial serta &#13;
menjadi dasar bagi pengembangan intervensi dan kebijakan yang berorientasi &#13;
pada terciptanya ruang publik yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender.
</description>
<dc:date>2026-04-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30849">
<title>STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT  BERBASIS ASET LOKAL DALAM ADAPTASI DAN  MITIGASI PERUBAHAN IKLIM UPAYA  MEWUJUDKAN DESA TIMBANG JAYA SEBAGAI  DESA IKLIM</title>
<link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30849</link>
<description>STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT  BERBASIS ASET LOKAL DALAM ADAPTASI DAN  MITIGASI PERUBAHAN IKLIM UPAYA  MEWUJUDKAN DESA TIMBANG JAYA SEBAGAI  DESA IKLIM
BR. MARGOLANG, NURLIANA SARI
Perubahan iklim menjadi tantangan serius bagi masyarakat pedesaan yang &#13;
bergantung pada sektor pertanian. Desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok, &#13;
Kabupaten Langkat, menghadapi dampak perubahan pola musim, ketidakpastian &#13;
produksi pertanian, serta meningkatnya risiko kerentanan ekonomi rumah tangga. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat &#13;
berbasis aset lokal dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim sebagai upaya &#13;
mewujudkan Desa Timbang Jaya sebagai Desa Iklim. Penelitian ini menggunakan &#13;
pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan ditentukan &#13;
secara purposive sampling, meliputi kepala desa, perangkat desa, ketua kelompok &#13;
tani, kader lingkungan, dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan lingkungan. &#13;
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, &#13;
dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, &#13;
dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan &#13;
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan &#13;
masyarakat dilakukan melalui optimalisasi aset sosial, ekonomi, lingkungan, dan &#13;
kelembagaan desa. Strategi adaptasi diwujudkan melalui diversifikasi tanaman, &#13;
penyesuaian kalender tanam, serta pengelolaan air, sedangkan strategi mitigasi &#13;
dilakukan melalui penghijauan, pengelolaan sampah, dan edukasi lingkungan. &#13;
Modal sosial berupa gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat menjadi &#13;
kekuatan utama dalam mendukung implementasi program Desa Iklim. Namun &#13;
demikian, strategi yang diterapkan masih bersifat incremental dan memerlukan &#13;
penguatan kelembagaan serta integrasi dalam perencanaan jangka panjang desa &#13;
agar ketahanan iklim dapat berkelanjutan. Dengan demikian, pemberdayaan &#13;
masyarakat berbasis aset lokal berperan signifikan dalam memperkuat kapasitas &#13;
adaptif Desa Timbang Jaya, meskipun masih memerlukan penguatan struktural &#13;
untuk mencapai kemandirian sebagai Desa Iklim yang berkelanjutan.
</description>
<dc:date>2026-04-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
