<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Pancasila and Civic Education</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/40" rel="alternate"/>
<subtitle>Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan</subtitle>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/40</id>
<updated>2026-05-16T19:02:09Z</updated>
<dc:date>2026-05-16T19:02:09Z</dc:date>
<entry>
<title>PERAN KEGIATAN KEPUTRIAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER TOLERANSI DAN KEJUJURAN PADA SISWA PEREMPUAN DI SMK TRITECH INFORMATIKA MEDAN</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30941" rel="alternate"/>
<author>
<name>SITI, RAHMA</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30941</id>
<updated>2026-05-13T04:11:56Z</updated>
<published>2026-04-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERAN KEGIATAN KEPUTRIAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER TOLERANSI DAN KEJUJURAN PADA SISWA PEREMPUAN DI SMK TRITECH INFORMATIKA MEDAN
SITI, RAHMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan keputrian serta perannya dalam pembentukan karakter toleransi dan kejujuran pada siswa perempuan di SMK Tritech Informatika Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru pembina kegiatan keputrian, wakil kesiswaan, serta siswa perempuan yang mengikuti kegiatan keputrian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keputrian dilaksanakan secara rutin setiap minggu dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti pembacaan Al-Qur’an, penyampaian materi keagamaan, ceramah, diskusi, serta tanya jawab. Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan keagamaan, tetapi juga mencakup pembinaan akhlak, perilaku sosial, serta penanaman nilai moral dalam kehidupan sehari hari.Kegiatan keputrian memiliki peran penting dalam pembentukan karakter toleransi dan kejujuran siswa perempuan. Nilai toleransi ditanamkan melalui pembiasaan sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta menghindari perilaku negatif seperti bullying. Sementara itu, nilai kejujuran ditanamkan melalui pembinaan sikap berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan, serta bertanggung jawab terhadap perilaku yang dilakukan. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya perubahan sikap pada siswa, seperti meningkatnya kesadaran dalam beribadah, sikap lebih sopan, disiplin, serta berkurangnya perilaku tidak jujur seperti mencontek, meskipun perubahan tersebut terjadi secara bertahap.Dengan demikian, kegiatan keputrian memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter toleransi dan kejujuran pada siswa perempuan di SMK Tritech Informatika Medan.
</summary>
<dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PERAN PEMUDA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI CIVIC DI DESA SAMPALI KECAMATAN PERCUT SEI TUAN</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30940" rel="alternate"/>
<author>
<name>SYARIFAH, ZURYATI</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30940</id>
<updated>2026-05-13T04:09:17Z</updated>
<published>2026-04-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERAN PEMUDA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI CIVIC DI DESA SAMPALI KECAMATAN PERCUT SEI TUAN
SYARIFAH, ZURYATI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemuda dalam meningkatkan &#13;
ekonomi civic di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Fokus penelitian ini &#13;
mencakup penerapan ekonomi civic, peran pemuda dalam kegiatan ekonomi desa, &#13;
serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas ekonomi masyarakat. &#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian &#13;
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan &#13;
dokumentasi dengan melibatkan pemuda, aparatur desa, serta tokoh masyarakat &#13;
sebagai informan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif &#13;
dengan cara mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan dari temuan di &#13;
lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ekonomi civic di Desa &#13;
Sampali telah berjalan melalui berbagai kegiatan ekonomi berbasis partisipasi &#13;
masyarakat, seperti usaha mikro, kegiatan PKK, perikanan, serta program &#13;
ketahanan pangan. Pemerintah desa berperan sebagai fasilitator dalam mendukung &#13;
kegiatan tersebut. Pemuda juga telah berperan dalam meningkatkan ekonomi civic, &#13;
antara lain melalui keterlibatan dalam usaha masyarakat, kegiatan UMKM, serta &#13;
pemanfaatan media digital untuk mendukung pemasaran. Selain itu, pemuda &#13;
berkontribusi sebagai penggerak dan inovator dalam mengembangkan potensi &#13;
ekonomi desa. Namun demikian, peran pemuda tersebut belum berjalan secara &#13;
optimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber &#13;
daya manusia, kurangnya pengalaman dan keterampilan, keterbatasan modal &#13;
usaha, serta masih rendahnya partisipasi sebagian pemuda. Di sisi lain, nilai-nilai &#13;
Pancasila seperti gotong royong, kerja sama, dan musyawarah sudah mulai &#13;
diterapkan dalam kegiatan ekonomi masyarakat, meskipun masih perlu &#13;
ditingkatkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemuda memiliki peran &#13;
penting dalam meningkatkan ekonomi civic di Desa Sampali, namun diperlukan &#13;
dukungan yang lebih optimal melalui pembinaan, pelatihan, serta kerja sama &#13;
antara pemerintah desa dan masyarakat agar peran tersebut dapat berkembang &#13;
secara berkelanjutan.
</summary>
<dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PERAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM PEMBENTUKAN  LITERASI POLITIK GEN-Z DI SEKOLAH SMA ASUHAN  DAYA MEDAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30653" rel="alternate"/>
<author>
<name>NAURAINI, RUSYID PANGGABABEAN</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30653</id>
<updated>2026-05-02T04:19:41Z</updated>
<published>2026-04-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM PEMBENTUKAN  LITERASI POLITIK GEN-Z DI SEKOLAH SMA ASUHAN  DAYA MEDAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026
NAURAINI, RUSYID PANGGABABEAN
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui Peran Pendidikan Pancasila dalam  &#13;
Pembentukan Literasi Politik Gen-Z di Sekolah SMA Asuhan Daya Medan Tahun &#13;
Pelajaran 2025/2026. (2) Untuk Mengetahui Bagaimana Guru Menjalankan Proses &#13;
Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah SMA Asuhan Daya Medan Tahun &#13;
Pelajaran 2025/2026. (3) Untuk mengetahui Bagaimana Siswa Memahami Isu-Isu &#13;
Politik Terkait Hak dan Kewajiban. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan &#13;
pendekatan Kualitatif Deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala &#13;
Sekolah, Guru Pendidikan Pancasila berjumlah 1 orang dan penelitian ini &#13;
melibatkan 3 siswa-siswi SMA Asuhan Daya Medan yang dipilih dari Ketua Osis, &#13;
Danton Paskibra dan Pimpinan Regu Pramuka. Pemilihan responden dilakukan &#13;
secara proporsional untuk mewakili seluruh kelas agar data yang diperoleh lebih &#13;
beragam dan tidak bias. Jumlah 3 siswa dipilih karena dianggap cukup untuk &#13;
memperoleh data yang mendalam sesuai tujuan penelitian serta efisien dalam waktu &#13;
dan pelaksanaannya.Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, &#13;
wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi &#13;
data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan (1) Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila memiliki peran  dalam &#13;
Pembentukan Literasi Politik Gen-Z. Peran tersebut tidak terbatas pada &#13;
penyampaian materi ajar semata, tetapi mencakup aspek yang lebih luas, yaitu &#13;
membentuk Literasi Politik tentang cara pandang hidup siswa yang selaras dengan &#13;
nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hasil ini menunjukkan bahwa &#13;
pendidikan Pancasila memiliki peran dalam Pembentukan literasi politik siswa. (2) &#13;
Dalam Proses Pembelajaran dikelas Guru sebagai Pengajar, Pembimbing dan &#13;
sebagai Ilmuan. Namun lebih dari sekadar penyampaian materi, guru Pendidikan &#13;
Pancasila juga turut andil dalam membentuk literasi politik siswa. Guru &#13;
Menggunakan Metode Pemebelajaran di Kelas yaitu Diskusi terbuka dan Diskusi &#13;
Kelompok. Metode ini mendorong kolaborasi dan partisipasi aktif siswa dalam &#13;
proses pembelajaran sehingga membentuk literasi politik pada siswa. (3) Penelitian &#13;
menunjukkan melalui Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Mata Pelajaran ini &#13;
memiliki Peran yang sangat penting salah satunya membentuk Literasi Politik. &#13;
Hanya saja Guru harus lebih sering untuk melakukan diskusi agar siswa mempunyai &#13;
daya pikir yang lebih kritis dalam memahami isu-isu politik seperti hak dan &#13;
kewajiban warga negara.
</summary>
<dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA DALAM AKTIVITAS KREATIF UNTUK  PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL ANAK INDONESIA DI   KAMPUNG PANDAN MALAYSIA</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30392" rel="alternate"/>
<author>
<name>FITRI, AMALIAH</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30392</id>
<updated>2026-04-20T03:30:12Z</updated>
<published>2026-03-03T00:00:00Z</published>
<summary type="text">IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA DALAM AKTIVITAS KREATIF UNTUK  PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL ANAK INDONESIA DI   KAMPUNG PANDAN MALAYSIA
FITRI, AMALIAH
In the current era of globalization and increasing mobility of Indonesian communities abroad, efforts to preserve national identity have become a major challenge for younger generations of the diaspora. Value based education grounded in Pancasila serves as an essential means of instilling national character from an early age, including through creative activities in non formal learning environments. This study aims to analyze the implementation of Pancasila values through creative activities in strengthening the national identity of Indonesian diaspora children in Malaysia. A qualitative approach with a case study design was employed at the Malaysia Learning Center (SBM), utilizing in-depth interviews, participatory observations, and documentation. The findings indicate that creative activities such as drawing Pancasila values, hero literacy exercises, Pancasila-themed snakes and ladders games, and crafting Indonesian flags are effective in instilling the values of mutual cooperation, tolerance, and nationalism. The use of the Indonesian language and the celebration of national holidays further reinforced children’s sense of patriotism. The learning center model has proven to be an effective medium for character education among diaspora children. This study recommends the replication of this model in other diaspora communities, as well as policy support from the government to strengthen Pancasila-based character education for Indonesian children abroad.
</summary>
<dc:date>2026-03-03T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
