<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Electrical Engineering</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/27" rel="alternate"/>
<subtitle>Teknik Elektro</subtitle>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/27</id>
<updated>2026-06-10T04:26:59Z</updated>
<dc:date>2026-06-10T04:26:59Z</dc:date>
<entry>
<title>ANALISIS PEMANFAATAN AIR PADA BENDUNGAN SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DAN DISIMULASIKAN DENGAN PERANGKAT LUNAK HOMER</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31543" rel="alternate"/>
<author>
<name>ANDRIAN, TH SIMATUPANG</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31543</id>
<updated>2026-06-08T04:13:43Z</updated>
<published>2026-05-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS PEMANFAATAN AIR PADA BENDUNGAN SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DAN DISIMULASIKAN DENGAN PERANGKAT LUNAK HOMER
ANDRIAN, TH SIMATUPANG
Energi listrik merupakan kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas &#13;
masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, sementara ketersediaan energi fosil yang &#13;
terbatas mendorong pemanfaatan energi terbarukan. Bendungan Sei Padang di &#13;
Kota Tebing Tinggi memiliki potensi energi air yang dapat dikembangkan sebagai &#13;
sumber pembangkit listrik berbasis energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk menganalisis potensi energi air dan merancang sistem Pembangkit Listrik &#13;
Tenaga Mikrohidro (PLTMH) menggunakan perangkat lunak HOMER. Metode &#13;
penelitian dilakukan dengan menggunakan data debit air sebesar 5,13 m³/s dan &#13;
tinggi jatuh air (head) sebesar 4 meter untuk menghitung potensi daya yang dapat &#13;
dihasilkan. Selanjutnya, dilakukan simulasi untuk menganalisis kinerja teknis dan &#13;
kelayakan ekonomis sistem pembangkit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
potensi daya PLTMH yang dapat dihasilkan sebesar 160 kW dengan produksi &#13;
energi mencapai 1.095 MWh per tahun. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa &#13;
total biaya investasi selama 25 tahun sebesar Rp450.000.000 dengan biaya energi &#13;
(COE) sebesar Rp300/kWh. Namun, berdasarkan parameter kelayakan ekonomi, &#13;
diperoleh nilai Net Present Value (NPV) &lt; 0 dan Benefit Cost Ratio (BCR) &lt; 1, &#13;
yang menunjukkan bahwa proyek belum layak secara ekonomi, meskipun &#13;
memiliki payback period selama 24,27 tahun. Meskipun demikian, dari aspek &#13;
strategis dan lingkungan, sistem PLTMH ini tetap memiliki potensi yang layak &#13;
untuk dikembangkan karena mendukung pemanfaatan Energi Baru dan &#13;
Terbarukan (EBT), mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, serta &#13;
berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca dan peningkatan &#13;
ketahanan energi daerah. Dengan demikian, pemanfaatan Bendungan Sei Padang &#13;
sebagai PLTMH memiliki potensi teknis yang cukup baik dan nilai strategis &#13;
dalam mendukung pengembangan energi berkelanjutan, meskipun masih &#13;
memerlukan optimasi dari sisi ekonomi agar dapat diimplementasikan secara &#13;
optimal.
</summary>
<dc:date>2026-05-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS POTENSI ENERGI ANGIN PADA KABUPATEN MANDAILING NATAL UNTUK PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31542" rel="alternate"/>
<author>
<name>SYAHRIL, HUSEIN NASUTION</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31542</id>
<updated>2026-06-08T04:10:20Z</updated>
<published>2026-05-08T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS POTENSI ENERGI ANGIN PADA KABUPATEN MANDAILING NATAL UNTUK PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU
SYAHRIL, HUSEIN NASUTION
Kabupaten Mandailing Natal merupakan salah satu wilayah di Provinsi Sumatera &#13;
Utara yang masih menghadapi keterbatasan pasokan energi listrik, khususnya di &#13;
daerah pedesaan dan terpencil. Kondisi ini mendorong perlunya pengembangan &#13;
sumber energi alternatif yang berkelanjutan, salah satunya energi angin. Penelitian &#13;
ini bertujuan untuk menganalisis rata-rata kecepatan angin, menghitung potensi &#13;
daya listrik yang dapat dihasilkan, serta mengevaluasi kelayakan pengembangan &#13;
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kabupaten Mandailing Natal. Metode &#13;
yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kecepatan angin pada lima &#13;
kecamatan, yaitu Muara Batang Gadis, Batahan, Batang Natal, Panyabungan, dan &#13;
Pakantan, serta perhitungan daya angin dan simulasi kinerja turbin angin poros &#13;
vertikal berkapasitas 1 kW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata &#13;
kecepatan angin di wilayah penelitian berada pada kisaran 3,5 m/s hingga 3,54 m/s &#13;
dengan nilai rata-rata sebesar 3,508 m/s, yang termasuk dalam kategori kecepatan &#13;
angin rendah. Daya spesifik angin yang dihasilkan berkisar antara 25,725 W/m² &#13;
hingga 26,61712 W/m² dengan rata-rata sebesar 25,9 W/m². Simulasi turbin &#13;
menunjukkan daya keluaran berkisar antara 294,12 Watt hingga 304,32 Watt, yang &#13;
masih berada di bawah kapasitas nominal turbin. Berdasarkan hasil tersebut, &#13;
potensi energi angin di Kabupaten Mandailing Natal tergolong terbatas dan belum &#13;
layak untuk pengembangan PLTB skala besar. Namun, energi angin tetap memiliki &#13;
peluang untuk dikembangkan pada skala kecil hingga menengah dengan &#13;
penggunaan teknologi turbin kecepatan rendah serta sistem hybrid yang &#13;
dikombinasikan dengan energi terbarukan lain seperti energi surya. Dengan &#13;
demikian, energi angin tetap berpotensi mendukung diversifikasi energi dan &#13;
penyediaan listrik berkelanjutan di daerah terpencil.
</summary>
<dc:date>2026-05-08T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS KINERJA ENERGI PADA LIFT MOBIL  MENGGUNAKAN MOTOR TIGA FASA DI HONDA ARISTA  MEDAN</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31493" rel="alternate"/>
<author>
<name>RAJAGUGUK, RIZKI DWI YANA</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31493</id>
<updated>2026-06-06T07:53:06Z</updated>
<published>2026-04-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS KINERJA ENERGI PADA LIFT MOBIL  MENGGUNAKAN MOTOR TIGA FASA DI HONDA ARISTA  MEDAN
RAJAGUGUK, RIZKI DWI YANA
Penggunaan lift mobil pada gedung bertingkat semakin meningkat sebagai solusi &#13;
keterbatasan lahan parkir vertikal. Sistem ini umumnya menggunakan motor &#13;
induksi tiga fasa yang memiliki keunggulan dalam keandalan dan kemampuan &#13;
mengangkat beban besar, namun berpotensi menyebabkan konsumsi energi yang &#13;
tinggi pada kondisi operasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis &#13;
pengaruh variasi frekuensi terhadap kecepatan, daya, dan torsi motor induksi tiga &#13;
fasa pada sistem lift mobil, baik dalam kondisi tanpa beban maupun dengan &#13;
beban.Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan eksperimen dengan &#13;
melakukan pengukuran langsung serta perhitungan menggunakan rumus dasar &#13;
motor induksi. Variasi frekuensi yang digunakan adalah 30 Hz, 40 Hz, dan 50 Hz, &#13;
dengan parameter yang diamati meliputi kecepatan putaran motor, daya output, dan &#13;
torsi. Data hasil pengukuran kemudian dianalisis untuk mengetahui hubungan &#13;
antara frekuensi dan performa motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
kecepatan dan daya motor induksi berbanding lurus dengan frekuensi, dimana &#13;
peningkatan frekuensi menyebabkan peningkatan kecepatan putaran dan daya &#13;
output. Sebaliknya, torsi menunjukkan hubungan berbanding terbalik terhadap &#13;
frekuensi, dimana pada frekuensi rendah dihasilkan torsi yang lebih besar akibat &#13;
meningkatnya nilai slip. Selain itu, pada kondisi berbeban, daya dan torsi yang &#13;
dihasilkan lebih besar dibandingkan kondisi tanpa beban, sedangkan kecepatan &#13;
motor mengalami penurunan. Dengan demikian, pengaturan frekuensi sangat &#13;
mempengaruhi kinerja motor induksi dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan &#13;
efisiensi energi serta optimalisasi sistem lift mobil.
</summary>
<dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS UTILISASI GENERATOR SET KAPASITAS  100KVA DI PT. ARISTA AUTO LESTARI ( HONDA SM RAJA )</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31491" rel="alternate"/>
<author>
<name>LAILA, SUCI</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31491</id>
<updated>2026-06-06T07:50:41Z</updated>
<published>2026-04-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS UTILISASI GENERATOR SET KAPASITAS  100KVA DI PT. ARISTA AUTO LESTARI ( HONDA SM RAJA )
LAILA, SUCI
Gangguan atau pemadaman listrik dari PT. PLN (Persero), bersama dengan &#13;
pengoperasian berbagai alat berat dan peralatan servis di bengkel (seperti &#13;
kompresor, mesin balancing, scanner ECU, hingga peralatan diagnostik digital) &#13;
sepenuhnya bergantung pada listrik, menjadikan genset sebagai sumber cadangan &#13;
energi listrik yang harus disiapkan dengan baik. Ini penting untuk menganalisis &#13;
efisiensi genset di PT. Arista Auto Lestari dalam pengoperasiannya bila terjadi &#13;
gangguan atau pemadaman dari PT. PLN (Persero) dapat menyebabkan terjadinya &#13;
masalah dalam melayani konsumen. Untuk menganalisa utilitas genset dengan &#13;
kapasitas 100 kVA, dilakukan observasi dan pengambilan data. Data beban &#13;
terpasang diperoleh melalui pengamatan visual, sedangkan data pemakaian beban &#13;
harian merupakan pengukuran aktual yang dilakukan setiap jam. Pengukuran ini &#13;
dilakukan pada jam 08.00 WIB dan 19.00 WIB, saat pemakaian biasanya &#13;
mencapai pemakaian tertinggi atau beban puncak terjadi. Pada bulan Desember &#13;
2025 yaitu sebesar 40,559 kW, total beban terpasang pada seluruh gedung sebesar &#13;
100 kVA. Untuk hasil perhitungan Utilisasi genset didapat 0,42089% dan utilisasi &#13;
aktual genset sebesar 0,7504875%. Dengan besar faktor kebutuhan (Demand &#13;
Factor) yang didapatkan adalah sebesar 0,60039. Untuk kapasitas daya yang &#13;
digunakan sebesar 100 kVA. Konsumsi bahan bakar genset selama 1 jam dengan &#13;
daya terpasang seluruh gedung 100 kVA adalah menghabiskan bahar bakar &#13;
sebanyak 21 liter/jam. Dan bakar genset selama 1 jam pada pemakaian beban &#13;
puncak harian adalah menghabiskan bahan bakar sebanyak 12,61 liter/jam.
</summary>
<dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
