<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Civil Engineering</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/26" rel="alternate"/>
<subtitle>Teknik Sipil</subtitle>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/26</id>
<updated>2026-04-26T20:03:54Z</updated>
<dc:date>2026-04-26T20:03:54Z</dc:date>
<entry>
<title>EVALUASI PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE IRI  ( INTERNATIONAL ROUGHNES INDEX ) BERBASIS APLIKASI  ROADROID JALAN LINTAS, LABUHAN BATU UTARA</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30501" rel="alternate"/>
<author>
<name>RIKI, HAMID RITONGA</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30501</id>
<updated>2026-04-24T04:36:46Z</updated>
<published>2026-04-17T00:00:00Z</published>
<summary type="text">EVALUASI PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE IRI  ( INTERNATIONAL ROUGHNES INDEX ) BERBASIS APLIKASI  ROADROID JALAN LINTAS, LABUHAN BATU UTARA
RIKI, HAMID RITONGA
Kondisi perkerasan jalan yang mengalami penurunan kinerja akibat beban lalu &#13;
lintas dan faktor lingkungan memerlukan evaluasi secara terukur untuk menentukan &#13;
kebutuhan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi &#13;
kondisi permukaan jalan berdasarkan tingkat ketidakrataan menggunakan &#13;
parameter International Roughness Index (IRI) dengan memanfaatkan aplikasi &#13;
Roadroid pada ruas Jalan Lintas Aek Kota Batu dan Simpang Merbau di Kabupaten &#13;
Labuhan Batu Utara. Metode penelitian dilakukan melalui survei lapangan dengan &#13;
pengambilan data menggunakan aplikasi Roadroid berbasis smartphone, observasi &#13;
visual untuk mengidentifikasi jenis kerusakan permukaan jalan, serta pencatatan &#13;
spesifikasi geometrik jalan (lebar perkerasan, bahu, dan drainase). Data hasil &#13;
pengukuran kemudian dianalisis untuk menentukan klasifikasi kondisi perkerasan &#13;
berdasarkan standar penilaian IRI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi &#13;
permukaan jalan pada kedua ruas memiliki tingkat ketidakrataan yang bervariasi &#13;
dan disertai dengan beberapa jenis kerusakan, seperti retak dan deformasi &#13;
permukaan, yang mempengaruhi kenyamanan berkendara. Variasi spesifikasi &#13;
geometrik, khususnya pada bahu dan drainase, turut berpengaruh terhadap &#13;
perbedaan kondisi antar ruas. Penggunaan aplikasi Roadroid terbukti dapat menjadi &#13;
metode alternatif yang praktis dan efisien dalam melakukan evaluasi kondisi &#13;
permukaan jalan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam &#13;
perencanaan program pemeliharaan jalan guna meningkatkan kinerja perkerasan &#13;
dan pelayanan jalan.
</summary>
<dc:date>2026-04-17T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS KESELAMATAN LALU LINTAS PADA JALAN PASAR  BENGKEL KEC. PERBAUNGAN (STUDI KASUS)</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30489" rel="alternate"/>
<author>
<name>M. FATRA, ANGGANA</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30489</id>
<updated>2026-04-24T03:10:44Z</updated>
<published>2026-04-17T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS KESELAMATAN LALU LINTAS PADA JALAN PASAR  BENGKEL KEC. PERBAUNGAN (STUDI KASUS)
M. FATRA, ANGGANA
Jalan Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan merupakan bagian dari Jalan Lintas &#13;
Sumatera yang berfungsi sebagai jalan nasional dengan volume lalu lintas tinggi. &#13;
Kondisi ini menimbulkan potensi permasalahan keselamatan lalu lintas, terutama &#13;
tingginya angka kecelakaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik &#13;
kecelakaan lalu lintas serta faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan &#13;
pada ruas jalan tersebut. Data penelitian terdiri atas data primer hasil survei &#13;
lapangan dan data sekunder berupa catatan kecelakaan dari Polres Serdang Bedagai &#13;
periode 2021–2025. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengkaji jenis &#13;
korban, waktu kejadian, hari kejadian, kendaraan yang terlibat, serta lokasi rawan &#13;
kecelakaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode kajian terjadi 99 &#13;
kasus kecelakaan dengan korban meninggal sebanyak 23 orang, luka berat 5 orang, &#13;
dan luka ringan 140 orang. Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling &#13;
dominan terlibat kecelakaan. Pola waktu menunjukkan frekuensi tertinggi pada &#13;
siang dan malam hari, sedangkan hari dengan angka kejadian terbanyak adalah &#13;
Jumat, Sabtu, dan Minggu. Lokasi rawan kecelakaan teridentifikasi pada KM 38– &#13;
43 dengan kondisi jalan rusak, penerangan minim, serta aktivitas masyarakat yang &#13;
padat. Faktor utama penyebab kecelakaan meliputi perilaku pengemudi, kondisi &#13;
kendaraan, serta faktor jalan dan lingkungan. Penelitian ini diharapkan menjadi &#13;
bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam upaya &#13;
peningkatan keselamatan transportasi.
</summary>
<dc:date>2026-04-17T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS SIMPANG EMPAT DENGAN APILL PADA  SIMPANG GAPERTA KOTA MEDAN  (Studi Kasus)</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29954" rel="alternate"/>
<author>
<name>MUHAMMAD, ALDI TRIPUTRA</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29954</id>
<updated>2025-11-08T01:31:09Z</updated>
<published>2025-09-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS SIMPANG EMPAT DENGAN APILL PADA  SIMPANG GAPERTA KOTA MEDAN  (Studi Kasus)
MUHAMMAD, ALDI TRIPUTRA
Kota Medan sebagai kota metropolitan menghadapi permasalahan &#13;
kemacetan lalu lintas, salah satunya pada Simpang Gaperta yang &#13;
dikendalikan dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Penelitian &#13;
ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tersebut melalui parameter &#13;
derajat kejenuhan, tundaan, dan panjang antrian berdasarkan Pedoman &#13;
Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023). Data primer diperoleh melalui &#13;
survei volume lalu lintas pada jam puncak dan kondisi geometrik simpang. &#13;
Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat kejenuhan berkisar antara 0,94 &#13;
hingga 1,1, yang menandakan kapasitas simpang masih memadai. Namun, &#13;
tundaan rata-rata cukup tinggi, terutama pada pendekat barat (271,6 detik) &#13;
dan timur (414,7 detik), dengan panjang antrian maksimum 131,4 meter. &#13;
Kesimpulannya, meskipun tingkat kejenuhan masih rendah, tundaan yang &#13;
besar menurunkan tingkat pelayanan simpang. Oleh karena itu, diperlukan &#13;
evaluasi ulang waktu siklus sinyal dan upaya rekayasa lalu lintas untuk &#13;
meningkatkan kinerja simpang.
</summary>
<dc:date>2025-09-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISA DRAINASE SERTA PENGARUHNYA TERHADAP  KERUSAKAN PADA JALAN ASPAL DI JALAN  SISINGAMANGARAJA, TIMBANG DELI KEC. MEDAN AMPLAS,  KOTA MEDAN  (Studi Kasus)</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29953" rel="alternate"/>
<author>
<name>Nasrullah</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29953</id>
<updated>2025-11-08T01:25:51Z</updated>
<published>2025-09-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISA DRAINASE SERTA PENGARUHNYA TERHADAP  KERUSAKAN PADA JALAN ASPAL DI JALAN  SISINGAMANGARAJA, TIMBANG DELI KEC. MEDAN AMPLAS,  KOTA MEDAN  (Studi Kasus)
Nasrullah
Ketidakmampuan aluran drainase untuk menampung debit air maksimum yang &#13;
masuk menjadi salah satu penyebab kerusakan pada perkerasan jalan pada jalan &#13;
Ampera. Hal ini perlu ditinjau, dikarenakan ketidakmampuan-nya menampung &#13;
debit air serta tidak adanya street inlet menyebabkan air tergenang di &#13;
permukaan jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan &#13;
saluran dalam menerima debit yang masuk, serta mengetahui pengaruh &#13;
genangan air terhadap perkerasan aspal pada jalan Sisingamangaraja. Sehingga &#13;
dapat diketahui kemampuan drainase dan kerusakan jalan yang terjadi. metode &#13;
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rasional. Metode Rasional &#13;
merupakan pemodelan hidrologi sederhana yang sering digunakan untuk &#13;
mengestimasi debit puncak. Dan upaya yang dilakukan untuk mengidentifikasi &#13;
kesehatan suatu daerah aliran adalah monitoring kejadian banjir melalui &#13;
informasi debit puncak. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui pembacaan &#13;
tinggi muka air pada waktu tertentu. Penelitian ini dilakukan di ruas jalan &#13;
sisingamangaraja Kec.Medan Amplas Kota Medan. Dengan menggunakan &#13;
distribusi Gumbell Kemudian didapat bahwa hasil Qp &lt; Qmaks pada &#13;
saluran, dengan nilai Qp = 0.288 m3/det dan Qmaks = 0,422 m3/det.
</summary>
<dc:date>2025-09-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
