<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Masters in Electrical Engineering</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/168" rel="alternate"/>
<subtitle>Magister Teknik Elektro</subtitle>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/168</id>
<updated>2026-04-12T12:13:54Z</updated>
<dc:date>2026-04-12T12:13:54Z</dc:date>
<entry>
<title>ANALISIS SISTEM PENTANAHAN UNTUK MELINDUNGI  PERALATAN ELEKTRONIK AKIBAT SAMBARAN PETIR           DI STASIUN KLIMATOLOGI SUMATERA UTARA</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/26684" rel="alternate"/>
<author>
<name>SOLEH, MUHAMAD</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/26684</id>
<updated>2025-01-18T02:00:48Z</updated>
<published>2024-09-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS SISTEM PENTANAHAN UNTUK MELINDUNGI  PERALATAN ELEKTRONIK AKIBAT SAMBARAN PETIR           DI STASIUN KLIMATOLOGI SUMATERA UTARA
SOLEH, MUHAMAD
Stasiun Klimatologi Sumatera Utara merupakan salah satu Instansi Badan &#13;
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika yang melaksanakan tugas pemerintahan &#13;
di bidang Klimatologi dan Kualitas Udara sesuai dengan ketentuan perundang&#13;
undangan yang berlaku. Pentanahan (grounding) adalah sistem proteksi yang &#13;
sangat penting dalam instalasi listrik, karena berfungsi mengalirkan arus berlebih &#13;
kedalam tanah, sehingga dapat mengamankan manusia dan peralatan sistem &#13;
tenaga listrik. Stasiun Klimatologi Sumatera Utara sudah terinstalasi Sistem &#13;
Proteksi Petir Terpadu, namun masih terjadi kerusakan pada peralatan elektronik &#13;
yang diidentifikasi diakibatkan oleh sambaran petir, seperti Automatic Weather &#13;
Station, Switch Hub Particulat Matter 2,5 yang berada di taman alat serta &#13;
beberapa peralatan elektronik seperti komputer yang berada di gedung observasi. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pentanahan yang diterapkan &#13;
serta meminimalisir kerusakan peralatan elektronik yang diakibatkan oleh &#13;
sambaran petir yang ada di gedung observasi dan taman alat Stasiun Klimatologi &#13;
Sumatera Utara. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan &#13;
menggunakan metode pengukuran tiga titik. Sistem Proteksi Petir yang ada di &#13;
Stasiun Klimatologi Sumatera Utara terdiri dari 7 buah elektroda batang &#13;
terinstalasi secara paralel. Berdasarkan nilai pengukuran pentanahan pada masing&#13;
masing blok kontrol dengan nilai rata-rata 0,420 ohm dan hasil perhitungan &#13;
sebesar 0,439 ohm, nilai tahanan pentanahan berada dibawah 2 ohm sesuai dengan &#13;
SNI PUIL 2011 mengenai nilai tahanan pada peralatan elektronik. Kerusakan &#13;
peralatan elektronik pada tegangan rendah di gedung observasi dan taman alat &#13;
Stasiun Klimatologi Sumatera Utara diakibatkan karena masih kurangnya Arrester &#13;
dan pentanahan internal yang terpasang pada masing-masing peralatan elektronik. &#13;
Penelitian ini merekomendasikan untuk pemasangan arrester dan pentanahan &#13;
internal untuk masing-masing peralatan elektronik. Manfaat dari penelitian ini &#13;
dapat mengetahui analisis dan solusi sistem pentanahan sebagai proteksi &#13;
keamanan peralatan operasional.
</summary>
<dc:date>2024-09-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU SEBAGAI ENERGI CADANGAN UNTUK SISTEM PENERANGAN PADA KAPAL LAUT</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/25192" rel="alternate"/>
<author>
<name>MUJIONO, RESTU</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/25192</id>
<updated>2024-09-26T04:12:45Z</updated>
<published>2024-07-27T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU SEBAGAI ENERGI CADANGAN UNTUK SISTEM PENERANGAN PADA KAPAL LAUT
MUJIONO, RESTU
Pelayaran saat ini adalah salah satu moda transportasi yang paling kritis &#13;
untuk perdagangan dunia, menyumbang sekitar 90% dari perdagangan global. &#13;
Namun, industri perkapalan juga menjadisalah satu penyumbang utama emisi GRK&#13;
global, saat ini menyumbang sekitar 3% dari total global. Diperkirakan penggunaan &#13;
bahan bakar fosil oleh industri pelayaran internasional berkontribusi sekitar 3% &#13;
emisi gas rumah kaca (GRK) tahunan secara global pada tahun 2022. Penggerak &#13;
Kapal Berbantuan Angin (WASP) adalah solusi yang menjanjikan karena &#13;
merupakan salah satu dari sedikit teknologi kapal yang menawarkan penghematan&#13;
bahan bakar dan emisi dua digit, dan diyakini menjadi sumber energi terbarukan &#13;
yang penting untuk masa depan industri pelayaran. Untuk aplikasi kapal, data&#13;
prakiraan cuaca memainkan peran utama dalam menentukan pemasangan sistem di&#13;
kapal saat kapal melakukan perjalanan dari pelabuhan ke pelabuhan untuk&#13;
transportasi. Data kapal menunjukkan penggunaan daya penerangan pada kapal &#13;
adalah sebesar 4,89 kWh/jam atau 117 kWh/hari yaitu selama kapal berjalan dari&#13;
rute belawan menuju batam. Data yang dihasilkan bisa terlihat dari 5 titik lokasi &#13;
penelitian kecepatan angin yang diperoleh dari masing - masing tempat ada yang &#13;
kecil dan ada yang besar. Rata-rata dari beberapa sampel yang diambil yaitu hanya &#13;
sebesar 3,13 m/s. Kecepatan angin rata-rata yang ada, maka daya spesifik yang &#13;
dapat dihasilkan adalah 18,39 Watt/m2&#13;
. Masa udara rata-rata 324,53 kg/s dan energi&#13;
kinetik yang dihasilkan sebesar 1589,7 Joule. Daya yang dapat dibangkitkan oleh &#13;
turbin yang diasumsikan berkapasitas 10 kW sebesar 1627,26Watt, untuk &#13;
mensuplai beban penerangan total pada kapal dari hasil perhitungan, maka &#13;
dibutuhkan 4 unit turbin dengan kapasitas 10kW. Simulasi yang diperoleh dari&#13;
aplikasi HOMER total biaya awal yang dibutuhkan adalah Rp. 190.144.300 dengan &#13;
biaya operasi per kWh nya adalah sebesar Rp. 1.951,58.
</summary>
<dc:date>2024-07-27T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>SISTEM MONITORING KUALITAS DAYA BERBASIS ANDROID  DI POLITEKNIK PENERBANGAN MEDAN</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/25017" rel="alternate"/>
<author>
<name>INDRA CAHYADI, CATRA</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/25017</id>
<updated>2024-09-07T01:58:39Z</updated>
<published>2024-07-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">SISTEM MONITORING KUALITAS DAYA BERBASIS ANDROID  DI POLITEKNIK PENERBANGAN MEDAN
INDRA CAHYADI, CATRA
Energi listrik adalah kebutuhan mendasar yang sangat penting dalam berbagai &#13;
aspek kehidupan, termasuk di Politeknik Penerbangan Medan. Tingginya &#13;
penggunaan perangkat elektronik berbasis daya mengharuskan pasokan listrik &#13;
yang stabil dan andal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem monitoring &#13;
kualitas daya berbasis Android untuk memastikan operasional laboratorium dan &#13;
fasilitas pendukung lainnya berjalan tanpa gangguan. Tesis ini mengidentifikasi &#13;
tiga masalah utama: belum adanya studi analisis kualitas daya, pemantauan &#13;
kualitas daya, dan perencanaan sistem monitoring kualitas daya berbasis Android &#13;
di Politeknik Penerbangan Medan. Fokus penelitian adalah pengembangan sistem &#13;
monitoring berbasis Android dan penghematan energi sesuai standar. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan terjadi unbalance tegangan pada Vab = 0,3 Volt, Vbc = &#13;
0,5 Volt, Vca = 0,8 Volt. untuk Nilai Harmonik pada Va = 2,1%, Vb = 1,8% dan &#13;
Vc = 1,5%. Nilai Harmonik pada Arus Ia = 20%, Ib = 6% dan Ic = 7%. Untuk &#13;
nilai frekuensi 49,9 Hz dan nilai power faktor 0,99. Rata-rata penggunaan energi &#13;
listrik di Politeknik Penerbangan Medan adalah 102.983 kWh/bulan. &#13;
Rekomendasi perbaikan kualitas daya meliputi perhatian terhadap pembebanan &#13;
tiap fase saat pemasangan beban listrik. Sistem monitoring kualitas daya berbasis &#13;
Android ini diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan &#13;
efisiensi dan keandalan pasokan listrik di Politeknik Penerbangan Medan.
</summary>
<dc:date>2024-07-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS PROYEKSI PERTUMBUHAN ENERGI BARU DAN  TERBARUKAN DI INDONESIA SAMPAI TAHUN 2035 MENGGUNAKAN METODE ANFIS</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/24906" rel="alternate"/>
<author>
<name>DEWI, SHOLEHA</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/24906</id>
<updated>2024-08-24T01:15:09Z</updated>
<published>2022-03-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS PROYEKSI PERTUMBUHAN ENERGI BARU DAN  TERBARUKAN DI INDONESIA SAMPAI TAHUN 2035 MENGGUNAKAN METODE ANFIS
DEWI, SHOLEHA
Bahan bakar dasar energi suatu pembangkit tenaga listrik yaitu menggunakan &#13;
bahan bakar fosil seperti minyak dan batu bara. Penggunaan bahan bakar utama tersebut &#13;
mengalami peningkatan setiap tahunnya dan cadangan bahan bakar utama tersebut &#13;
semakin menipis/berkurang. Dalam menggerakkan suatu pembangkit tenaga listrik &#13;
diperlukan energi alternatif yang sumbernya tidak akan habis serta dapat mengurangi &#13;
pemakaian bahan bakar fosil tersebut. Sumber tersebut adalah energi baru terbarukan. &#13;
Energi baru terbarukan menjadi salah satu sumber alternatif penyediaan energi, karena &#13;
memiliki dampak yang rendah terhadap kerusakan lingkungan. Energi baru terbarukan &#13;
yang digunakan yaitu energi panas bumi. Untuk menjamin keberlanjutan energi baru &#13;
terbarukan panas bumi tersebut, maka perlu memproyeksikan pertumbuhan energi baru &#13;
terbarukan panas bumi di Indonesia pada tahun 2035. Metode tersebut yaitu metode &#13;
ANFIS. Hasil yang diperoleh dalam memproyeksikan pertumbuhan energi baru &#13;
terbarukan panas bumi di Indonesia mengalami peningkatan yang fluktuatif setiap &#13;
tahunnya. Peningkatan pertumbuhan energi baru terbarukan panas bumi di Indonesia &#13;
yang paling besar terjadi pada tahun 2025 yaitu sebesar 517,05 % atau dalam bentuk &#13;
energi sebesar 869,99 MW. Sedangkan, pertumbuhan energi baru terbarukan panas &#13;
bumi di Indonesia pada tahun 2035 hanya sebesar 1,67 %.
</summary>
<dc:date>2022-03-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
