<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Master of Communication Science</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/155" rel="alternate"/>
<subtitle>Magister Ilmu Komunikasi</subtitle>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/155</id>
<updated>2026-05-06T12:05:39Z</updated>
<dc:date>2026-05-06T12:05:39Z</dc:date>
<entry>
<title>KONSTRUKSI SOSIAL MINUM KOPI SEBAGAI BUDAYA  MASYARAKAT DI KOTA TAKENGON, ACEH TENGAH</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30554" rel="alternate"/>
<author>
<name>WAHYUNINGSIH, TRI</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30554</id>
<updated>2026-04-29T02:54:16Z</updated>
<published>2021-11-25T00:00:00Z</published>
<summary type="text">KONSTRUKSI SOSIAL MINUM KOPI SEBAGAI BUDAYA  MASYARAKAT DI KOTA TAKENGON, ACEH TENGAH
WAHYUNINGSIH, TRI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi sosial minum kopi sebagai &#13;
budaya masyarakat di Kota Takengon, Aceh Tengah. Teori yang digunakan dalam &#13;
penelitian ini adalah teori konstruksi sosial atas realita yang menggambarkan proses &#13;
sosial melalui tindakan dan interaksinya, dimana individu menciptakan secara terus – &#13;
menerus suatu realitas yang dimiliki dan dialami bersama secara subyektif, serta teori &#13;
interaksi simbolik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian &#13;
kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara &#13;
terhadap 8 (delapan) orang informan, obeservasi lapangan serta dokumentasi. &#13;
Sedangkan teknik keabsahan data dilakukan dengan meggunakan metode triangulasi &#13;
data. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian konstruksi sosial minum kopi &#13;
sebagai budaya masyarakat Kota Takengon, Aceh Tengah, adalah minum kopi bukan &#13;
sekedar budaya, kebiasaan yang hadir dengan minum kopi kemudian mengahasilkan &#13;
budaya. Masyarakat berperilaku minum kopi dengan berbagai macam alasan dan &#13;
makna tertentu yang ingin disampaikan, selain itu ada motif untuk antara lain &#13;
penghilang rasa jenuh atau penat, keinginan kumpul bersama dan berdiskusi atau tukar &#13;
pendapat, menikmati aroma dan rasa minum kopi yang khas dan unik. Makna perilaku &#13;
mengonsumsi kopi yang dilakukan peminum kopi antara lain minum kopi dapat &#13;
menjadi teman yang setia menemani, kemudian dapat mood juga dapat berubah, selain &#13;
itu kopi juga mampu menjadi teman yang dapat menemani dengan setia.
</summary>
<dc:date>2021-11-25T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>TRANSFORMASI MEDIA LOKAL DI ERA DIGITAL: STUDI  STRATEGI DISTRIBUSI KONTEN HARIAN WASPADA DI  FACEBOOK</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30070" rel="alternate"/>
<author>
<name>GUSTAN</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30070</id>
<updated>2026-02-24T01:45:18Z</updated>
<published>2026-01-15T00:00:00Z</published>
<summary type="text">TRANSFORMASI MEDIA LOKAL DI ERA DIGITAL: STUDI  STRATEGI DISTRIBUSI KONTEN HARIAN WASPADA DI  FACEBOOK
GUSTAN
Perkembangan teknologi digital dan dominasi media sosial telah mengubah pola &#13;
produksi, distribusi, serta konsumsi informasi, yang berdampak signifikan terhadap &#13;
keberlangsungan media cetak lokal. Harian Waspada, sebagai media lokal yang &#13;
telah berdiri sejak 1947, menghadapi tantangan serius berupa penurunan oplah &#13;
cetak, pergeseran audiens ke platform digital, serta tuntutan adaptasi terhadap &#13;
algoritma dan logika distribusi media sosial. Kondisi ini menjadikan transformasi &#13;
strategi distribusi konten bukan hanya sebagai pilihan, melainkan kebutuhan &#13;
strategis untuk mempertahankan eksistensi dan relevansi media lokal di era digital. &#13;
Fenomena tersebut menarik untuk diteliti karena mencerminkan dinamika adaptasi &#13;
media lokal dalam menghadapi disrupsi digital yang umumnya lebih &#13;
menguntungkan media nasional dan platform global.  Penelitian ini bertujuan &#13;
menganalisis strategi distribusi konten Harian Waspada di Facebook sebagai upaya &#13;
transformasi media lokal di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan &#13;
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara &#13;
mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga informan kunci, yaitu &#13;
Redaktur Pelaksana, Editor Konten Digital, dan Admin Media Sosial. Analisis data &#13;
mengacu pada Teori Konvergensi Media  dan Teori Strategi Komunikasi yang &#13;
menekankan integrasi teknologi, interaktivitas audiens, serta perencanaan &#13;
komunikasi yang partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harian &#13;
Waspada melakukan transformasi digital melalui diversifikasi platform, dari media &#13;
cetak ke portal daring Waspada.id dan pemanfaatan Facebook sebagai kanal utama &#13;
distribusi konten. Strategi yang diterapkan meliputi pemilihan platform berbasis &#13;
audiens lokal, penjadwalan publikasi sesuai waktu aktif pengguna, penyajian &#13;
konten yang ringkas dan visual, serta penguatan interaksi dengan pembaca. Namun, &#13;
proses ini juga dihadapkan pada keterbatasan sumber daya manusia digital, &#13;
ketergantungan pada algoritma platform, serta tantangan menjaga kualitas &#13;
jurnalistik di tengah tuntutan engagement. Penelitian ini menegaskan bahwa &#13;
transformasi media lokal yang efektif menuntut adaptasi strategis yang &#13;
berkelanjutan, integrasi teknologi digital, serta komitmen dalam menjaga nilai-nilai &#13;
jurnalisme di tengah perubahan ekosistem media.
</summary>
<dc:date>2026-01-15T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>STRATEGI KOMUNIKASI SAINS OIF UMSU  DALAM PENYEBARAN LITERASI ASTRONOMI</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30069" rel="alternate"/>
<author>
<name>SINAGA, ROYNANDA</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30069</id>
<updated>2026-02-24T01:40:41Z</updated>
<published>2025-11-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">STRATEGI KOMUNIKASI SAINS OIF UMSU  DALAM PENYEBARAN LITERASI ASTRONOMI
SINAGA, ROYNANDA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman masyarakat &#13;
terhadap astronomi yang masih sering dikaitkan dengan mitos, hoaks, maupun &#13;
penafsiran non-ilmiah. Fenomena tersebut menegaskan urgensi penelitian untuk &#13;
mengungkap realitas sekaligus menjawab rumusan masalah mengenai strategi &#13;
komunikasi sains yang diterapkan Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas &#13;
Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dalam penyebaran literasi astronomi, &#13;
serta bentuk pesan komunikasi yang digunakan dalam menyampaikan informasi &#13;
kepada publik. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan &#13;
desain studi kasus, sehingga memungkinkan penggalian data secara mendalam dan &#13;
kontekstual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi &#13;
terstruktur, observasi partisipatif, dokumentasi, serta analisis konten media digital. &#13;
Informan penelitian dipilih secara purposif dan terdiri atas pimpinan OIF (kepala &#13;
dan sekretaris), tim peneliti, staf desain konten, pengelola media sosial, peserta &#13;
program, serta pengikut aktif media digital OIF UMSU. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa strategi komunikasi sains OIF UMSU disusun secara &#13;
sistematis melalui tahapan pemilihan penentuan topik, identifikasi audiens, analisis &#13;
dampak, tujuan, penyusunan pesan, pengelolaan logistik, evaluasi, hingga &#13;
rekomendasi. Bentuk pesan yang digunakan meliputi pesan informatif, persuasif, &#13;
dan instruktif yang disesuaikan dengan karakteristik audiens. Media digital, &#13;
khususnya Instagram, TikTok, dan YouTube, efektif dalam menjangkau generasi &#13;
muda, sementara kegiatan luring seperti observasi publik, seminar, dan pelatihan &#13;
berperan penting dalam memperkuat interaksi langsung. Integrasi nilai-nilai &#13;
keislaman menjadi ciri khas sekaligus kekuatan utama OIF UMSU dalam &#13;
menyajikan literasi astronomi yang relevan secara ilmiah, spiritual, dan budaya.
</summary>
<dc:date>2025-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIK   BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA MEDAN  DALAM MENINGKATKAN KESADARAN PAJAK  BAGI MASYARAKAT DI ERA DIGITAL</title>
<link href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29047" rel="alternate"/>
<author>
<name>ANNISA, SYIFA</name>
</author>
<id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29047</id>
<updated>2025-10-14T03:22:51Z</updated>
<published>2025-09-12T00:00:00Z</published>
<summary type="text">STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIK   BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA MEDAN  DALAM MENINGKATKAN KESADARAN PAJAK  BAGI MASYARAKAT DI ERA DIGITAL
ANNISA, SYIFA
Tujuan penelitian “ Strategi Komunikasi Publik Badan Pendapatan Daerah &#13;
Kota Medan Dalam Meningkatkan Kesadaran Pajak Bagi Masyarakat di Era &#13;
Digital” adalah Menganalisis strategi komunikasi public Badan Pendapatan Daerah &#13;
Kota Medan dalam meningkatkan kesadaran pajak bagi Masyarakat di era digital &#13;
serta Menganalisis apa saja hambatan yang doihadapi oleh Badan Pendapatan &#13;
Daerah Kota Medan dalam meningkatka kesadaran pajak bagi Masyarakat di era &#13;
digital. Teori yang digunakan adalah Grunig dan Hunt. Mereka menekankan &#13;
pentingnya komunikasi dua arah untuk berhubungan dengan audiens. Metodologi &#13;
penelitian yang diambil adalah deskriptif kualitatif. Tahap pengumpulan data &#13;
penelitian dengan melakukan proses observasi, melakukan wawancara dengan &#13;
narasumber, dokumentasi, dan hasil. Narasumber yang diwawancarai oleh peneliti &#13;
yakni berjumlah 5 (lima) orang danLokasi penelitian berada di Badan Pendapatan &#13;
Daerah kota Medan yang berada di Jalan Besar A.H Nasution No. 32, Pangkalan &#13;
Mahsyur, Kec. Medan Johor Kota Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, &#13;
Provinsi Sumatera Utara. Dengan mewawancarai koordinator komunikasi, media &#13;
&amp; informasi dan pengelola data &amp; informasi. Penelitian ini dimulai dari bulan &#13;
Februari hingga bulan April tahun 2025. Hasil dari penelitian ini adalah strategi &#13;
yang diterapkan oleh Bapenda Kota Medan menunjukkan komitmen kuat terhadap &#13;
prinsip keadilan, kesetaraan akses, dan pelayanan publik yang berorientasi pada &#13;
kebutuhan nyata masyarakat. Dengan menggabungkan inovasi teknologi, &#13;
pendekatan lapangan, penyederhanaan bahasa, serta edukasi yang berkelanjutan &#13;
dan berempati, Bapenda tidak hanya menciptakan sistem perpajakan yang lebih &#13;
efisien, tetapi juga sistem yang lebih manusiawi dan inklusif. Hal ini menunjukkan &#13;
bahwa Bapenda Kota Medan tidak hanya fokus pada peningkatan penerimaan pajak &#13;
semata, tetapi juga pada pembangunan hubungan yang sehat dan berkelanjutan &#13;
antara pemerintah dan masyarakat dalam kerangka pembangunan daerah yang &#13;
berkeadilan dan berdaya saing.
</summary>
<dc:date>2025-09-12T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
