Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/15039
Title: PENYELESAIAN TINDAK PIDANA SECARA DIVERSI TERHADAP ANAK DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESORT LANGKAT
Authors: UMRY, MEGAYANI
Keywords: Penyelesaian;Tindak Pidana;Diversi;Anak.
Issue Date: 12-Nov-2020
Abstract: Suatu tindak pidana tidak akan pernah terjadi tanpa adanya niat dari pelaku dan adanya suatu perbuatan. Tindak pidana tidak hanya dilakukan oleh orang- orang yang dewasa, justru tindak pidana sering dilakukan oleh seorang anak yang seharusnya tidak kompetensinya untuk berbuat kejahatan terlebih melakukan perbuatan pidana. Berdasarkan perkembangan dalam penerapan hukum pidana di Indonesia keberadaan anak yang melakukan kejahatan atau tindak pidana tetap harus diproses secara hukum. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah; bagaimana Penyelesaian tindak pidana anak yang berkonflik dengan hukum di wilayah Kepolisian Resort Langkat, bagaimana Penerapan diversi terhadap anak yang berkonflik dengan hukum di wilayah Kepolisian Resort Langkat, apa Faktor yang mempengaruhi Penerapan diversi terhadap tindak pidana anak di wilayah Hukum Kepolisian Resort Langkat. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan metode pende kata hukum normatif (yuridisnormatif) dilakukan dengan cara studi kepustakaan. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data berupa studi dokumen dan penelusuran kepustakaan, yang menjadi pisau analisis dalam penelitian ini ialah teori teori penegakan hukum, teori pertanggungjawaban pidana dan teori pencegahan kejahatan. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa penyelesaian tindak pidana anak yang berkonflik dengan hukum di wilayah Kepolisian Resort Langkat dilakukan dengan menggunaka Sistem Peradilan Anak, yang wajib dilakukan upaya diversi dengan pendekatan Keadilan restoratif (Restorative Justice). Hal ini sebagaimana dimaksud diatur dalam ketentuan Pasal 5 dan Pasal 7 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, penerapan diversi terhadap anak yang berkonflik dengan hukum di wiayah Kepolisian Resort Langkat belum maksimal karena sejauh ini hanya ada 1 (satu) laporan yang memenuhi syarat untuk dilakukan diversi. Tindak pidana tersebut adalah pencurian kelapa sawit di wilayah perkebunan atas nama Deny Andika yang masih berusia 16 (enam belas) Tahun, dengan kesepakatan diversi berupa pelayanan kepada masyarakat untuk membersihkan mesjid selama 2 minggu, adapun faktor yang mempengaruhi penerapan diversi terhadap tindak pidana anak di wilayah hukum Kepolisian Resort Langkat, berdasarkan penjelasan dari Bapak Nelson Manurung diantaranya antara lain; substansi hukum, faktor balas dendam korban, faktor kualitas aparat penegak hukum, faktor budaya hukum, faktor pengetahuan ilmu hukum masyarakat yang sangat minim.
URI: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/15039
Appears in Collections:Masters in Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
TESIS MEGAYANI UMRY 1820010011.pdf5.07 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.