Abstract:
Latar belakang: Masalah status gizi pada remaja masih menjadi tantangan
kesehatan karena mencakup kekurangan gizi, overweight, dan obesitas. Aktivitas
fisik merupakan salah satu faktor yang berperan dalam menjaga keseimbangan
energi dan berat badan, tetapi hubungan aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh
pada remaja masih menunjukkan hasil yang bervariasi. Tujuan: Mengetahui
hubungan aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh pada remaja usia 15–18 tahun
di Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Kota Medan. Metode: Penelitian ini
merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel
berjumlah 81 siswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Aktivitas fisik
diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire-Short Form
dan dinyatakan dalam MET-menit/minggu, sedangkan Indeks Massa Tubuh
diperoleh dari pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hubungan kedua variabel
dianalisis menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil: Sebagian besar responden
memiliki aktivitas fisik sedang, yaitu 42 orang (51,9%), dan Indeks Massa Tubuh
normal, yaitu 46 orang (56,8%). Hasil Fisher’s Exact Test menunjukkan p=0,396,
sehingga tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara aktivitas
fisik dan Indeks Massa Tubuh. Temuan ini menunjukkan bahwa status gizi remaja
dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain. Kesimpulan: Tingkat aktivitas fisik
tidak berhubungan secara signifikan dengan Indeks Massa Tubuh pada remaja usia
15–18 tahun di MAN 2 Model Kota Medan.