Abstract:
Latar Belakang: Laryngopharyngeal reflux (LPR) merupakan kondisi ketika isi
lambung mengalami refluks hingga mencapai laring dan faring, yang dapat
menimbulkan berbagai keluhan seperti suara serak, sensasi mengganjal di
tenggorokan, sering berdehem, batuk, dan iritasi pita suara. LPR memiliki
hubungan dengan gastroesophageal reflux disease (GERD), namun manifestasi
gejala GERD dan temuan klinis pada laring tidak selalu menunjukkan hubungan
yang sama. Penilaian gejala GERD dapat dilakukan menggunakan
Gastroesophageal Reflux Disease Questionnaire (GERDQ), sedangkan LPR dapat
dievaluasi berdasarkan Reflux Symptom Index (RSI) dan Reflux Finding Score
(RFS). Tujuan: Menganalisis hubungan antara GERD Symptom Score dengan
kejadian LPR berdasarkan RSI dan RFS pada pasien yang telah terdiagnosis LPR.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain
cross-sectional yang dilakukan di RSU Mitra Medika Bandar Klippa dan RSUD
Drs. H. Amri Tambunan. Sebanyak 47 pasien LPR berusia 20–45 tahun dipilih
menggunakan teknik consecutive sampling. Data diperoleh melalui pengisian
GERDQ dan RSI serta pemeriksaan laringoskopi untuk penilaian RFS. Hubungan
antarvariabel dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Dari 47
responden, sebanyak 35 orang (74,5%) berjenis kelamin perempuan dan 12 orang
(25,5%) laki-laki, dengan rerata usia 33,87 ± 7,32 tahun. Sebanyak 42 responden
(89,4%) memenuhi kriteria GERD berdasarkan GERDQ, seluruh responden
(100%) memenuhi kriteria LPR berdasarkan RSI, dan 39 responden (83,0%)
memiliki RFS ≥7. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan positif yang
bermakna dengan kekuatan sedang antara skor GERDQ dan RSI (r = 0,458; p =
0,001). Sementara itu, hubungan antara skor GERDQ dan RFS menunjukkan
korelasi positif yang sangat lemah dan tidak bermakna secara statistik (r = 0,161; p
= 0,281). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara skor GERDQ
dengan gejala LPR berdasarkan RSI, tetapi tidak terdapat hubungan yang bermakna
antara skor GERDQ dengan temuan laring berdasarkan RFS pada pasien yang telah
terdiagnosis LPR.