Abstract:
Latar Belakang: Penggunaan perangkat digital yang tinggi di kalangan mahasiswa
kedokteran menyebabkan peningkatan durasi screentime dan kurangnya istirahat
mata, yang berisiko memicu Computer Vision Syndrome (CVS).Tujuan: Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi dan pola istirahat mata selama
screentime dengan keluhan CVS pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas
Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) angkatan 2022.Metode: Penelitian ini
merupakan studi kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel
berjumlah 159 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner Computer Vision Syndrome
Questionnaire (CVS-Q). Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square.
Hasil: Mayoritas responden memiliki durasi screentime >4 jam per hari (80,5%),
tidak patuh menerapkan pola istirahat mata (73,0%), dan mengalami keluhan CVS
positif (68,6%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan
antara durasi screentime dengan keluhan CVS (p = 0,002; OR = 3,50). Selain itu,
terdapat hubungan yang signifikan antara pola istirahat mata dengan keluhan CVS
(p < 0,001; OR = 3,79). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara
durasi screentime dan pola istirahat mata dengan keluhan Computer Vision
Syndrome pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UMSU