| dc.description.abstract |
Latar Belakang: Kolesterol total merupakan salah satu parameter penting dalam
menilai risiko penyakit kardiovaskular. Peningkatan kadar kolesterol total sering
dikaitkan dengan obesitas sentral yang dapat dinilai melalui pengukuran lingkar
pinggang. Lingkar pinggang merupakan indikator antropometri sederhana yang
mencerminkan akumulasi lemak viseral, yang berperan dalam gangguan
metabolisme lipid. Pria dengan pekerjaan aktivitas fisik rendah, seperti pekerja
kantoran, memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas sentral dan peningkatan
kadar kolesterol total akibat gaya hidup sedentari. Metodologi: Penelitian ini
menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang
(cross-sectional). Penelitian melibatkan 100 pria dengan pekerjaan aktivitas fisik
rendah sebagai pekerja kantoran di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Pengukuran lingkar pinggang dilakukan menggunakan pita ukur, sedangkan kadar
kolesterol total diperiksa menggunakan metode Point of Care Testing (POCT)
dengan alat Easy Touch. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square
dengan tingkat kemaknaan 0,05. Temuan: Sebanyak 64 responden (64%) memiliki
ukuran lingkar pinggang dalam kategori obesitas sentral, sedangkan 36 responden
(36%) memiliki ukuran lingkar pinggang normal. Kadar kolesterol total tinggi
ditemukan pada 41 responden (41%), kadar kolesterol total batas tinggi pada 26
responden (26%), dan kadar kolesterol total normal pada 33 responden (33%). Hasil
analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara ukuran
lingkar pinggang dengan kadar kolesterol total, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).
Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara ukuran lingkar pinggang dan
kadar kolesterol total pada pria dengan pekerjaan aktivitas fisik rendah. Semakin
besar ukuran lingkar pinggang, semakin tinggi risiko terjadinya peningkatan kadar
kolesterol total. Temuan ini menunjukkan bahwa obesitas sentral berperan penting
terhadap peningkatan kadar kolesterol total, sehingga pengendalian lingkar
pinggang melalui pola hidup sehat dan peningkatan aktivitas fisik sangat dianjurkan
untuk mencegah gangguan metabolisme lipid. |
en_US |